kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Piala Dunia Jadi Momentum, Harga Jersey Bola Bisa Melonjak


Jumat, 17 Juli 2026 / 17:36 WIB
Piala Dunia Jadi Momentum, Harga Jersey Bola Bisa Melonjak
ILUSTRASI. Kostum Sepak Bola Termahal di Dunia - Edison Arantes do Nascimento (Pele) (DOK/sportingnews.com)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jersey sepak bola tak lagi sekadar menjadi atribut bagi para penggemar olahraga. Di balik itu, tersimpan nilai yang mampu mendongkrak harga hingga miliaran rupiah, menjadikannya salah satu alternatif aset koleksi yang menarik bagi kolektor.

Baru-baru ini, jersey yang dikenakan legenda sepak bola Brasil, Pele, ketika ia mencetak dua gol di final Piala Dunia 1958, telah terjual seharga US$ 4,9 juta atau sekitar Rp 88,2 miliar dalam lelang di Sotheby's. 

Ketua Komunitas Jersey Jakarta, Alam, mengatakan harga fantastis jersey Pele tidak terlepas dari nilai historis yang melekat pada momen tersebut.

Mengingat, transaksi tersebut menjadikannya kaus sepak bola memorabilia termahal kedua yang terjual di lelang setelah hasil lelang jersey senilai US$ 9,3 juta yang dibayarkan pada tahun 2022 untuk jersey yang dikenakan Diego Maradona ketika ia mencetak gol "Tangan Tuhan" saat Argentina melawan Inggris di Piala Dunia 1986.

“Menurut saya sangat layak buat kolektor ya, apalagi jersey Pele dengan sejarahnya mengangkat Piala Dunia di usia 17 tahun dan mencetak 2 gol. Ini jadi jersey memorabilia termahal ke 2,” ujar Alam saat dihubungi Kontan, Jumat (17/7/2026).

Baca Juga: Harga Bitcoin Masih Dibayangi Tekanan, Begini Saran Terhadap Investor

Di Indonesia, Alam melihat, pasar koleksi jersey juga tengah bergairah, terutama selama berlangsungnya Piala Dunia. Permintaan meningkat untuk jersey tim maupun pemain yang diprediksi berprestasi atau memasuki musim terakhir bersama tim nasionalnya.

Menurut dia, jersey Portugal milik Cristiano Ronaldo, Argentina milik Lionel Messi, hingga Brasil milik Neymar menjadi beberapa yang paling diburu kolektor. Bahkan, ia mencermati jersey Norwegia sempat langka di pasaran setelah performa tim tersebut melaju hingga perempat final.

“Ini karena demand tinggi tetapi barang langka. Kalau untuk kenaikan nilai, saya rasa (harga) jersey terbaru ini akan naik sekitar 5-10 tahun kedepan,” tandasnya.

Alam yang telah menjadi kolektor jersey semenjak tahun 2016 menjelaskan, faktor utama yang menentukan harga sebuah jersey adalah tingkat kelangkaan. Semakin sulit ditemukan, semakin tinggi pula nilai jualnya. Selain itu, prestasi tim atau pemain, nilai sejarah, hingga tanda tangan asli pemain juga menjadi faktor yang dapat meningkatkan harga.

Ia menambahkan, jersey yang saat ini paling banyak diburu adalah jersey tim atau pemain yang memiliki peluang meraih gelar juara, serta edisi last dance atau musim terakhir seorang pemain bersama tim nasionalnya. Selain itu, desain jersey juga menjadi pertimbangan kolektor.

"Menurut saya tahun ini semua apparel mengeluarkan desain terbaik mereka sehingga sangat layak diburu. Untuk dijual dengan harga tinggi tinggal menunggu momentum dan history yang melekat pada jersey tersebut," kata Alam.

Baca Juga: Minat Investor Tinggi, ORI030 Raup Rp 21,9 Triliun dalam Sebelas Hari

Bagi para penjual, momentum turnamen besar seperti Piala Dunia juga menjadi waktu yang tepat untuk melepas koleksi. Pasalnya, hukum supply dan demand sangat memengaruhi harga di pasar.

"Sebagai contoh, di awal kompetisi, jersey Spanyol dan Argentina masih dijual dengan harga standar. Tetapi menjelang final pasti sudah langka dan harganya naik," imbuh Alam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×