kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Phapros (PEHA) tetap lanjutkan ekspansi meski ada wabah corona


Minggu, 05 April 2020 / 18:38 WIB
ILUSTRASI. Tekan Angka Diabetes, Phapros Kembangkan Diafac XR


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

Sepanjang tahun 2019, PEHA mengantongi kenaikan penjualan hingga 7,84% menjadi Rp 1,1 triliun dari sebelumnya Rp 1,02 triliun.

Akan tetapi, kenaikan ini tidak diiringi dengan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk yang justru tertekan 22,89% year on year (YoY) menjadi Rp 102,03 miliar.

Di tengah pandemi  COVID-19, PEHA berharap produk-produk multivitaminnya yang mengandung vitamin C dan E kombinasi bisa menjadi penopang bisnisnya.

Baca Juga: Penjualan naik, laba Phapros (PEHA) justru tertekan 22,89% di tahun 2019

Selain itu, penjualan juga akan didorong dari anak perusahaan PEHA, PT Lucas Djaja yang baru saja memperoleh nomor izin edar produk hand sanitizer.

" Kami berharap produk-produk multivitamin dan hand sanitizer ini dapat mendukung Indonesia, melindungi masyarakat dari COVID-19," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×