kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.973   60,00   0,33%
  • IDX 5.730   87,08   1,54%
  • KOMPAS100 742   14,13   1,94%
  • LQ45 561   7,80   1,41%
  • ISSI 199   2,71   1,38%
  • IDX30 318   3,44   1,09%
  • IDXHIDIV20 390   1,15   0,30%
  • IDX80 84   1,28   1,55%
  • IDXV30 107   -0,08   -0,08%
  • IDXQ30 102   0,61   0,60%

PGAS anggarkan capex US$ 500 juta


Kamis, 04 Mei 2017 / 23:17 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Yudho Winarto

Sekadar mengingatkan, sepanjang 2016, infrastruktur pipa PGAS telah bertambah sepanjang lebih dari 252 km. Saat ini, panjangnya telah mencapai 7.278 km atau setara dengan 80% pipa gas bumi hilir nasional. Pengembangan infrastruktur tersebut ditujukan untuk meningkatkan perluasan aksesbilitas gas bumi.

Dari infrastruktur tersebut, PGAS telah menyalurkan gas bumi ke 168.973 pelanggan domestik. Rinciannya yakni lebih dari 165.392 pelanggan rumah tangga, 1.929 pelanggan sektor UMKM, komersial, hotel, rumah sakit, restoran, hingga rumah makan, serta 1.652 industri manufaktur berskala besar dan pembangkit listrik. Saat ini, PGAS terdapat di 12 provinsi Indonesia.

Harga gas

Sementara itu, terkait dengan rencana pemerintah yang ingin menurunkan harga gas, manajemen PGAS mengaku siap memenuhi permintaan tersebut. Sebab, penurunan harga tersebut juga akan dilakukan pada harga di hulu.

"Pemerintah juga sedang menetapkan draf harga dari hulu ke hilir," terang Danny Praditya Direktur Komersial PGAS dalam kesempatan yang sama.

Apabila ada penurunan harga tersebut, manajemen berharap akan turut menumbuhkan industri. Sehingga akan ada peningkatan volume permintaan gas nantinya.

Nah, hal tersebut dinilai bisa meningkatkan penjualan PGAS. "Kami berharap ada pertambahan dari sisi volume, berapa kenaikannya kami akan hitung lagi," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×