kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Permintaan semen domestik diperkirakan membaik pada semester kedua 2020


Senin, 15 Juni 2020 / 12:30 WIB
ILUSTRASI. Seorang karyawan melakukan pengecekan produksi usai peresmian pabrik mortal adukan semen instan kelima milik PT Cipta Mortar Utama di kawasan industri Wijayakusuma, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (12/7/2019). Tribun Jateng/Hermawan Handaka


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Hal ini justru berimbas positif pada kinerja emiten semen, sebab dapat mendukung profitabilitas perusahaan semen di tahun 2020. Karena biaya/beban terkait energi berkontribusi sekitar 30%-40% terhadap biaya pokok pendapatan perusahaan semen.

Dalam hal permintaan, Mimi menilai dua emiten semen terbesar di tanah air, yakni PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) akan sama-sama terpengaruh.

Namun, dalam hal neraca keuangan, Mimi menilai INTP memiliki kelebihan dibandingkan SMGR karena INTP memiliki neraca yang lebih baik.

Baca Juga: PJB salurkan daya listrik saat lebaran sebesar 54.492 Megawatt hour (MWh)

Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Perusahaan Indocement Antonius Marcos. Dalam keterbukaan informasi di laman BEI, hari ini (15/6) Marcos menegaskan INTP dalam posisi zero debt sehingga INTP siap menghadapi badai krisis yang terjadi.

Mimi masih yakin bahwa oversupply gap antara pasokan dan permintaan semen di pasar akan terus menghantui industri semen, terutama dalam situasi permintaan yang rendah saat ini. Dus, Mimi mempertahankan rekomendasi netral untuk sektor semen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×