kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Permintaan safe haven naik, won melemah


Senin, 05 November 2012 / 09:44 WIB
ILUSTRASI. Asing banyak menadah saham-saham ini saat IHSG anjlok pada Kamis (19/8)


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SEOUL. Pergerakan won Korea Selatan pada awal pekan ini (5/11) melemah dari posisi paling perkasa sejak hampir 13 bulan lalu. Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 10.06 waktu Seoul, won melemah 0,1% menjadi 1,091,80 per dollar AS. Pada 31 Oktober lalu, won sempat menyentuh level 1.090, level terkuat sejak 13 September 2011.

Sebaliknya, Indeks Dollar AS naik ke level tertinggi dalam dua bulan terakhir.

Pelemahan mata uang Negeri Ginseng ini terjadi setelah investor lebih memilih aset-aset teraman seperti dollar menjelang pemilihan umum presiden AS yang berlangsung besok (6/11).

"Ketidakpastian terhadap hasil akhir pemilu AS terkait bagaimana presiden yang baru akan menangani fiscal cliff dan apa kebijakan moneter yang akan mereka ambil, memangkas permintaan aset-aset berisiko," jelas Jeon Seung Ji, currency analyst Samsung Futures Inc.

Sekadar tambahan informasi, presiden AS terpilih nantinya harus menghadapi tingkat utang AS yang semakin besar, pemangkasan anggaran senilai US$ 600 miliar lebih dan kenaikan pajak yang dijadwalkan akan terlihat dampaknya mulai Januari, dikenal dengan istilah fiscal cliff. Romney sudah bilang bahwa dirinya tidak akan menunjuk pimpinan the Federal Reserve Ben S Bernanke untuk term ketiga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×