kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.710   -73,00   -0,41%
  • IDX 6.664   67,78   1,03%
  • KOMPAS100 871   12,33   1,44%
  • LQ45 661   8,80   1,35%
  • ISSI 232   2,52   1,10%
  • IDX30 370   4,67   1,28%
  • IDXHIDIV20 457   6,50   1,44%
  • IDX80 99   1,43   1,46%
  • IDXV30 127   2,80   2,26%
  • IDXQ30 118   1,70   1,46%

Permintaan emas di China naik, emas di NY mendaki


Sabtu, 30 November 2013 / 08:15 WIB
ILUSTRASI. mengecilkan paha.


Sumber: Bloomber | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Harga kontrak emas dunia di New York mencatatkan kenaikan tadi malam (29/11). Mengutip data Bloomberg, pada  pukul 12.42 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran Februari naik 1% menjadi US$ 1.250,40 per troy ounce di Comex, New York. Pada 25 November lalu, harga emas menyentuh level US$ 1.226,40 per troy ounce, yang merupakan level terendah sejak 8 Juli.

Kenaikan harga emas terjadi seiring adanya sinyal kenaikan permintaan emas batangan, perhiasan emas, dan koin emas di China. Sekadar mengingatkan, China merupakan merupakan pembeli emas terbesar kedua dunia. Pada Oktober lalu, impor bersih emas China dari Hong Kong mendaki ke level kedua tertinggi setelah rekor.

"Kenaikan permintaan emas menyokong harga emas," jelas Dean Popplewell, currency analyst Oanda Corp.

Sementara itu, Victor Thianpiriya, analis Australia & New Zealand Banking Group Ltd di Singapura, menambahkan meski permintaan fisik emas cukup solid, namun tidak cukup bullish untuk mendongkrak harga emas secara signifikan.

Catatan saja, sepanjang bulan ini, harga emas merosot 5,5%. Ini merupakan penurunan terbesar untuk harga emas pada November sejak 1978. India merupakan konsumen emas terbesar dunia.

Sepanjang tahun ini, harga emas sudah merosot 25%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×