kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Perkasa, rupiah ditutup menguat 0,38% ke Rp 14.585 per dolar AS pada hari ini (3/11)


Selasa, 03 November 2020 / 15:14 WIB
ILUSTRASI. Rupiah ditutup di bawah Rp 14.600 per dolar AS pada hari ini


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot berhasil mengakhiri perdagangan hari ini di bawah level Rp 14.600 per dolar Amerika Serikat (AS). Selasa (3/11), rupiah spot ditutup di level Rp 14.585 per dolar AS.

Alhasil, rupiah mengaut 0,38% dibanding penutupan Senin (2/11) di Rp 14.640 per dolar AS. Alhasil, rupiah menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia.

Hingga pukul 15.00 WIB, pergerakan mata uang di kawasan pun cenderung mixed. Di mana, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di kawasan setelah turun 0,20%. 

Baca Juga: Satu jam sebelum penutupan, rupiah menguat ke Rp 14.604 per dolar AS

Sementara itu, won Korea Selatan juga koreksi 0,04% dan Yuan China melemah 0,02% terhadap the greenback. Diikuti, dolar Hong Kong yang terdepresiasi 0,006% jelang sore ini.

Sementara itu, dolar Singapura menjadi mata uang dengan penguatan terbesar kedua di bawah rupiah setelah naik 0,16%. Diikuti, yen Jepang dan baht Thailand yang sama-sama menguat 0,15% terhadap dolar AS.

Kemudian, rupee India yang berhasil terapresiasi 0,12% serta peso Filipina yang terkerek 0,11%. Sedangkan ringgit Malaysia menguat tipis 0,07% jelang sore ini.

Selanjutnya: Bahana TCW: Tunggu hasil pilpres AS, aliran masuk modal asing masih tertahan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×