kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.900   18,00   0,10%
  • IDX 6.350   -24,17   -0,38%
  • KOMPAS100 831   -4,53   -0,54%
  • LQ45 631   -3,10   -0,49%
  • ISSI 219   -0,68   -0,31%
  • IDX30 352   -1,89   -0,53%
  • IDXHIDIV20 428   -1,57   -0,37%
  • IDX80 95   -0,48   -0,50%
  • IDXV30 118   -0,52   -0,44%
  • IDXQ30 112   -0,48   -0,43%

Perkara arbitrase menanti sang pemilik Inter Milan


Sabtu, 09 November 2013 / 11:41 WIB
ILUSTRASI. Kurs Dollar-Rupiah di BCA Hari Ini Rabu 29 Juni 2022, Tengok Sebelum Tukar Valas./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/02/07/2021.


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Ada yang menarik dari pengumuman jajaran direksi Bumi Plc. Selain mengenai penjelasan terkait perceraian dengan Grup Bakrie, perusahaan juga menyampaikan akan memperkarakan Rosan Perkasa Roeslani, mantan Presiden Direktur PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) melalui jalur arbitrase.

Pasalnya, Rosan dinilai melanggar komitmen yang telah disepakati antara Bumi Plc dan Rosan sendiri. Dalam kesepakatan itu, Rosan sepakat membayar US$ 173 juta. Ini merupakan dana yang harus dikembalikan Rosan karena dinilai terbukti menggelapkan dana sewaktu masih menjadi Presdir BRAU.

Sebagai komitmen awal, Rosan seharusnya  membayar secara tunai US$ 30 juta pada 26 September 2013. Namun, hal ini tidak dilakukan Rosan. Atas dasar hal itu, Bumi akan membawa perkara ini melalui arbitrase.

Awal mula perkara ini datang dari pemegang saham minoritas Bumi, Nathanael Rothschild yang menuding ada penggunaan dana tak jelas di BRAU. Ketika itu, ia mencurigai dana yang diinvestasikan dalam Chateau Asset Management senilai US$ 75 juta.

Bumi pun melakukan investigasi. Ternyata dana yang diperiksa jumlahnya membengkak menjadi US$ 200 juta. Namun, akhirnya disepakati, Rosan membayar dana BRAU yang hilang sebesar US$ 173 juta.

Perbuatan Rosan ini dinilai sangat merugikan Bumi Plc, terutama untuk tahun buku 2012. Akhir tahun lalu, perusahaan yang sahamnya tercatat di London Stock Exchange ini membukukan rugi bersih hingga US$ 2,32 miliar.

Tambahan informasi saja, Rosan baru saja menggelontorkan dananya untuk membeli saham klup sepak bola asal Italia, Inter Milan bersama dua rekannya. Mereka adalah, Erick Thohir dan Handy Soetedjo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×