kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Perang tarif AS dan UE menekan rupiah yang terbeban penurunan cadangan devisa


Senin, 07 Oktober 2019 / 17:22 WIB

Perang tarif AS dan UE menekan rupiah yang terbeban penurunan cadangan devisa
ILUSTRASI. LAYANAN PENUKARAN UANG BARU


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sentimen negatif banyak menekan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), Senin (7/10).

Mengutip Bloomberg di pasar spot, rupiah melemah 0,18% ke Rp 14.163 per dolar AS. Kompak, di kurs tengah Bank Indonesia, rupiah juga melemah 0,15% ke Rp 14.156 per dolar AS.

Baca Juga: Rupiah ditutup melemah 0,18% di level Rp 14.163 per dolar AS

Ekonom BCA David Sumual mengatakan, sentimen ekternal yang membuat rupiah tertekan adalah perang dagang AS dengan Uni Eropa kembali memanas. Konflik kembali muncul setelah WTO memberikan restu pada AS untuk menaikkan tarif impor atas produk Uni Eropa senilai US$ 7,5 miliar. Kenaikan tarif tersebut akan dieksekusi pada Jumat (18/10). Tak heran perang tarif AS dan Uni Eropa membuat pelaku pasar global khawatir dan lebih memilih dollar AS ketimbang rupiah.

Sementara dari dalam negeri, David mengamati Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kembali terkoreksi juga memberi sentimen negatif bagi rupiah. Tercatat IHSG melemah 1% sentuh level 6.000.

Baca Juga: Jelang penutupan, rupiah melemah 0,16% di level Rp 14.160 per dolar AS

"Rupiah tertekan seiring pelemahan IHSG," kata David, Senin (7/10). Rupiah juga makin tertekan setelah rilis data cadangan devisa periode September anjlok US$ 2,1 miliar.

David memperkirakan pada Selasa (8/10) rupiah berpotensi masih melemah tipis ke rentang Rp 14.140 per dolar AS hingga Rp 14.200 per dolar AS.


Reporter: Danielisa Putriadita
Editor: Wahyu Rahmawati

Video Pilihan

Tag

Close [X]
×