kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Penurunan kepemilikan asing di SBN didominasi sentimen eksternal


Rabu, 14 Agustus 2019 / 22:09 WIB

Penurunan kepemilikan asing di SBN didominasi sentimen eksternal
ILUSTRASI. Aktivitas di Mandiri Sekuritas Jakarta


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Turunnya kepemilikan asing di Surat Berharga Negara (SBN) awal pekan ini lebih didominasi faktor eksternal. Ditambah lagi, pada Juli lalu kepemilikan asing juga sempat bertambah cukup banyak.

Sebagai informasi, per 12 Agustus kepemilikan asing di SBN mencapai Rp 1.005,17 triliun. Angka tersebut turun sebanyak Rp 7,87 triliun dari capaian 2 Agustus 2019 yakni Rp 1.019 triliun. Kepala Riset Infovesta Utama Wawan Hendrayana menilai, penurunan tersebut masih dalam kategori wajar karena tidak mencapai 10%.

Baca Juga: Ambil untung, kepemilikan asing di SBN mengempis

Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Indonesia Ramdhan Ario Maruto mengatakan, penurunan lebih banyak didominasi sentimen eksternal, khususnya terkait perkembangan negosiasi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China. Selain itu, kondisi pasar keuangan global juga cenderung bergejolak dan sempat membawa nilai tukar rupiah berada di atas level Rp 14.000 per dollar AS.

"Gejolak pasar tersebut, otomatis menimbulkan ketidakpastian yang cukup tinggi, sehingga kepemilikan asing sempat naik Rp 10 triliun-Rp 12 triliun," jelas Ramdhan kepada Kontan.co.id, Rabu (14/8).

Baca Juga: BEI mengajukan izin platform perdagangan eletronik tahap dua untuk efek surat utang

Ramdhan mengungkapkan, porsi kepemilikan asing saat ini berkisar 40% dan cukup aktif melakukan transaksi di pasar. Kondisi ini yang membuat porsi kepemilikan asing cepat berubah dengan keluar masuknya hot money. Alhasil, pasar cukup tertekan dengan level imbal hasil saat ini yang masih berada di kisaran 7,5%, disusul tingginya ketidakpastian dari global.


Reporter: Intan Nirmala Sari
Editor: Wahyu Rahmawati

Video Pilihan


Close [X]
×