Reporter: Rashif Usman | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) melaporkan kenaikan kinerja di sepanjang semester I-2026.
Berdasarkan kinerja keuangannya, ULTJ meraih penjualan sebesar Rp 5,49 triliun pada semester I 2026, melonjak 34,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp 4,08 triliun.
Secara rinci, penjualan dari segmen minuman tercatat Rp 5,8 triliun dan makanan Rp 28 miliar. Total penjualan dari kedua segmen tersebut dikurangi biaya eliminasi Rp 336 miliar, sehingga penjualan neto perusahaan mencapai Rp 5,49 triliun.
Kenaikan penjualan turut mendongkrak laba bruto perseroan menjadi Rp 1,89 triliun, naik dari sebelumnya Rp 1,36 triliun. Sementara itu, laba dari usaha (operating profit) melonjak lebih tajam yakni 74% dari Rp 746,3 miliar menjadi Rp1,29 triliun, ditopang oleh efisiensi beban penjualan serta kontribusi laba selisih kurs neto sebesar Rp 55 miliar.
Baca Juga: Cek Rekomendasi Saham Ultrajaya (ULTJ) yang Cetak Kinerja Moncer di Kuartal I-2026
Dengan tambahan pendapatan keuangan neto sebesar Rp 36,3 miliar, laba sebelum beban pajak penghasilan ULTJ tercatat sebesar Rp 1,33 triliun, naik dari Rp 779,9 miliar pada semester I 2025.
Setelah dikurangi beban pajak penghasilan sebesar Rp 272,3 miliar, ULTJ membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp 1,06 triliun, tumbuh 73,2% secara tahunan (year-on-year) dibandingkan Rp613,4 miliar pada semester I 2025.
Dari total laba tersebut, porsi laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp1,04 triliun, melonjak 73,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 603,8 miliar.
Baca Juga: Penjualan dan Laba Ultraja (ULTJ) Naik Awal Tahun 2026, Cek Rekomendasi Sahamnya
Kinerja laba yang solid tersebut turut mengerek laba per saham dasar (basic earnings per share) ULTJ menjadi Rp 101 per saham pada semester I 2026, naik signifikan dari Rp 58 per saham pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari segi neraca, ULTJ melaporkan total aset sebesar Rp 9,06 triliun per 30 Juni 2026, menurun dari akhir Desember 2025 sebesar Rp 9,25 triliun. Total liabilitas dan ekuitas perusahaan masing-masing tercatat Rp 1,04 triliun dan Rp 8,01 triliun.
Baca Juga: Penjualan Ultrajaya (ULTJ) Turun di Tengah Kenaikan Laba, Ini Kata Manajemen
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
