kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.972   -41,00   -0,23%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Penjualan SR012 masih jauh dari target, waktunya untuk membeli


Kamis, 05 Maret 2020 / 21:53 WIB
ILUSTRASI. Warga mencoba mencari informasi penjualan sukuk ritel seri SR-012 di salah satu kantor sekuritas di Jakarta, Kamis (27/2). Pemerintah telah membuka penjualan sukuk ritel seri SR-012. Pemerintah menetapkan kupon sukuk ritel seri SR-012 sebesar 6,3%. Sukuk


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Noverius Laoli

Agar target pemerintah tercapai, Ramdhan menyarankan pemerintah untuk tidak hanya fokus pada antisipasi ekonomi dalam menghadapi tekanan virus corona. Baiknya, sosialisasi dan edukasi mengenai SR012 kepada investor ritel juga lebih digencarkan.  

Irwan Gurning Pemimpin Divisi Wealth Management BNI mengatakan, meski jumlah realisasi penjualan SR012 masih jauh dari target pemerintah, ia optimistis target indikasi pemerintah akan tercapai. Mengingat, masih ada potensi likuiditas karena SR009 akan jatuh tempo.

Baca Juga: Penurunan bunga berefek positif ke reksadana pendapatan tetap & pasar uang syariah

"Harapannya dan jatuh tempo tersebut bisa investor ritel pergunakan kembali untuk membeli SR012," kata Irwan. 

Irwan juga setuju tren penurunan suku bunga akan membawa dampak positif bagi penjualan SR012 di sisa 12 hari penawaran ke depan. "Penurunan suku bunga acuan berpotensi untuk meningkatkan harga surat utang," kata Irwan.

Sekedar informasi SR012 merupakan surat utang yang bisa diperjualbelikan kembali di pasar sekunder. Alhasil, investor berpotensi tidak hanya mendapat kupon melainkan capital gain. 

Baca Juga: Bidik Dana Rp 8 Triliun, Sukuk Ritel SR012 Masih Menjanjikan

Hingga, Kamis (5/3), Irwan mengatakan penjualan SR012 di BNI mencapai 25% dari target indikasi mereka. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×