kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.665   79,00   0,45%
  • IDX 6.553   -170,29   -2,53%
  • KOMPAS100 866   -27,12   -3,04%
  • LQ45 643   -14,64   -2,23%
  • ISSI 237   -6,29   -2,59%
  • IDX30 364   -7,11   -1,92%
  • IDXHIDIV20 449   -6,18   -1,36%
  • IDX80 99   -2,62   -2,57%
  • IDXV30 128   -1,67   -1,29%
  • IDXQ30 117   -1,90   -1,59%

Penjualan rokok nasional susut, pasar HMSP turun


Jumat, 21 Juli 2017 / 21:04 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. Turunnya volume penjualan rokok nasional berujung pada melemahnya pangsa pasar PT HM Sampoerna Tbk (HMSP). Akibat penurunan tersebut, hampir seluruh pangsa pasar segmen bisnis milik HMSP tergerus.

Penurunan ini tak lepas dari turunnya volume penjualan rokok nasional secara keseluruhan. Sepanjang semester I 2017, total volume penjualan rokok di Indonesia mencapai 146,6 miliar batang, turun hampir 9% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, 160,8 miliar.

Seiring dengan penurunan tersebut, HMSP hanya mampu mencatat volume penjualan sebesar 48,21 miliar batang. Jika dibandingkan dengan semester I 2016, maka volume penjualan itu mengalami penurunan sebesar 10%. Per semester I 2016, volume penjualan HMSP tercatat sebesar 53,71 miliar.

Berdasarkan data resmi perusahaan yang diperoleh KONTAN, Jumat (21/7), pangsa pasar segmen sigaret kretek tangan (SKT) per semester I tahun ini sebesar 17,8%, turun dari sebelumnya 18,6%. Demikian pula halnya dengan segmen sigaret putih mesin (SPM) yang pangsa pasarnya turun jadi 5,5% dari sebelumnya 6,1%.

Hanya segmen sigaret kretek mesin (SKM) HMSP yang mencatat kenaikan pangsa pasar menjadi 76,7%. Posisi ini telah berubah dari sebelumnya 75,3% pada semester I 2016.

Secara keseluruhan, pangsa pasar perusahaan semester I tahun ini tercatat sebesar 32,9%, turun dari sebelumnya 33,4% pada semester I 2016.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×