kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Penjualan ekspor sehatkan bisnis jamu SIDO


Senin, 10 April 2017 / 22:14 WIB
Penjualan ekspor sehatkan bisnis jamu SIDO


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Penjualan ekspor diprediksi akan membuat kinerja keuangan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) semakin solid.

Manajemen memutuskan untuk melakukan strategi full marketing untuk produk Tolak Angin di Filipina. "Ini yang pertama kalinya dilakukan SIDO," kata analis Mandiri Sekuritas, Lakshmi Rowter dalam riset, Senin (10/4).

Dengan strategi itu, lanjut Lakshmi, penjualan Tolak Angin bakal semakin segar. Soalnya, produk itu sendiri mudah diterima konsumen di sana sehingga tidak ada batasan untuk masuk ke pasar tersebut.

Sehingga, hal itu akan memuluskan target perseroan untuk memperoleh kontribusi 5% terhadap penjualan konsolidasi selama tiga tahun sejak penjualan ke Filipina di lakukan.

Selama ini, penjualan ekspor SIDO setiap bulannya sekitar US$ 300.000. Angka itu setara dengan 2% dari total pendapatan SIDO per bulan.

Melihat prospketifnya SIDO, Lakhsmi mempertahankan rekomendasi buy SIDO dengan target harga Rp 700 per saham. Target harga itu merefleksikan price earning ratio (PER) 2017 sebesar 19,6 kali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×