kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pendapatan Unilever Indonesia (UNVR) turun 7,8% di kuartal I, ini penyebabnya


Jumat, 30 April 2021 / 10:16 WIB
Pendapatan Unilever Indonesia (UNVR) turun 7,8% di kuartal I, ini penyebabnya
ILUSTRASI. Penurunan pendapatan menyebabkan laba bersih Unilever Indonesia (UNVR) turun 8,6% menjadi Rp 1,7 triliun.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatat penurunan penjualan pada tiga bulan pertama tahun ini. Emiten barang konsumsi dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar ini mengantongi pendapatan Rp 10,28 triliun.

Pendapatan Unilever turun 7,80% jika dibandingkan dengan kuartal pertama tahun lalu yang mencapai Rp 11,15 triliun. Tekanan penjualan terutama berasal dari segmen kebutuhan rumah tangga dan perawatan tubuh atawa home and pesonal care.

Berdasarkan laporan keuangan Unilever yang dipublikasikan Kamis (29/4), penjualan segmen home and personal care turun 12,63% menjadi Rp 6,85 triliun pada periode Januari-Maret 2021. Pada tiga bulan pertama tahun lalu, segmen ini meraup pendapatan sebesar Rp 7,84 triliun.

Baca Juga: Kapitalisasi pasar saham-saham big caps turun, simak rekomendasi analis berikut

Sementara segmen makanan dan minuman atawa foods and refreshments justru meningkat 3,62% menjadi Rp 3,43 triliun dari sebelumnya Rp 3,31 triliun. Tapi, peningkatan segmen makan dan minuman ini tak mampu menahan penurunan pendapatan secara total.

Penurunan pendapatan tersebut menyebabkan laba bersih UNVR turun 8,6% menjadi Rp 1,7 triliun dari sebelumnya Rp 1,86 triliun.

Baca Juga: Daya beli masyarakat masih belum pulih, Unilever (UNVR) perkuat Inovasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×