kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Pendapatan Turun, Laba Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) Ambles 52% Tahun Lalu


Selasa, 02 April 2024 / 11:02 WIB
Pendapatan Turun, Laba Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) Ambles 52% Tahun Lalu
ILUSTRASI. Pekerja beraktivitas di pabrik kertas PT Indah Kiat Tangerang, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (25/8). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/kye/16


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Laba bersih PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) merosot 52,02% secara tahunan pada 2023. Hal tersebut sejalan dengan penurunan pendapatan yang diterima oleh entitas Grup Sinarmas ini. 

Melansir laporan keuangan tahun buku 2023, INKP mencatatkan penjualan neto sebesar US$ 3,47 miliar. Raihan ini ambles 13,08% secara tahunan atau year on year (YoY) dari US$ 4 miliar di 2022. 

Penjualan kertas budaya terkoreksi 4,56% YoY menjadi US$ 1,27 miliar dan pulp juga turun 9,80% YoY menuju US$ 1,09 miliar. Sedangkan hanya segmen kertas industri, tisu dan lain-lain yang tumbuh sebesar 31,10% menjadi US$ 1,44 miliar.

Di sisi lain, beban pokok penjualan INKP mengalami penurunan sebesar 2,72% secara tahunan menjadi US$ 2,41 miliar. Adapun pada 2022, pos beban pokok penjualan INKP berada di posisi US$ 2,34 miliar. 

Baca Juga: Tumbuh 15%, Lippo Karawaci (LPKR) Cetak Pendapatan Rp 17 Triliun di Tahun 2023

Dari kinerja operasional, INKP membukukan laba usaha sebesar US$ 787,72 juta pada 2023. Sementara laba bersih yang INKP anjlok 52,02% secara tahunan menjadi US$ 411,46 miliar di 2023. 

Sementara itu total aset INKP mencapai US$ 9,64 miliar per 31 Desember 2023. Angka tersebut menurun 4,78% secara tahunan dari posisi per 31 Desember 2022 yang mencapai US$ 10,12 miliar. 

Kemudian total liabilitas emiten kertas ini terpantau meningkat 2,22% secara tahunan menjadi US$ 4,12 miliar per 31 Desember 2023. Sebagai pembanding, total liabilitas INKP per 31 Desember 2022 mencapai US$ 4,03 miliar. 

Selanjutnya: Tumbuh 15%, Lippo Karawaci (LPKR) Cetak Pendapatan Rp 17 Triliun di Tahun 2023

Menarik Dibaca: Mengenal Gejala Darah Tinggi Naik, Benarkah Pusing hingga Mimisan?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×