kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   -50.000   -1,70%
  • USD/IDR 16.957   -53,00   -0,31%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Pendapatan Raharja Energi Cepu (RATU) Turun 14,6% Sepanjang 2025


Jumat, 20 Maret 2026 / 12:09 WIB
Diperbarui Jumat, 20 Maret 2026 / 12:23 WIB
Pendapatan Raharja Energi Cepu (RATU) Turun 14,6% Sepanjang 2025
ILUSTRASI. Raharja Energi Cepu, RATU (DOK/Ratu)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) mencatatkan kinerja keuangan yang bervariasi pada 2025. Pendapatan bersih perseroan terpantau terkoreksi, tetapi kinerja perseroan meningkat dari sisi bottom line

Berdasarkan laporan keuangan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dirilis Kamis (19/3/2026), sepanjang 2025, perseroan yang bergerak di bidang energi ini mencatatkan pendapatan bersih yang turun 14,60% secara tahunan (year-on-year/yoy) ke US$ 49,3 juta dari US$ 57,7 juta pada tahun sebelumnya.

Adapun pendapatan bersih perseroan ini sepenuhnya berasal dari segmen lifting minyak dan gas.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini, Jumat (20/3), Turun Rp 50.000 Jadi Rp 2.893.000 Per Gram

Sementara itu, beban pokok pendapatan perseroan juga menurun 28,52% dari US$ 35,3 juta ke US$ 25,2 juta.

Meskipun demikian, seiring penurunan tersebut, laba bruto perseroan tercatat sebesar US$ 24,08 juta atau meningkat sekitar 7,5% dari US$ 22,4 juta.

Laba sebelum pajak penghasilan perseroan pun juga terpantau meningkat sekitar 5,01% dari US$ 24,76 juta ke US$ 26,0 juta pada 2025.

Oleh karena itu, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih perseroan juga tercatat meningkat 10,02% dari US$ 13,87 juta pada tahun sebelumnya menjadi US$ 15,26 juta pada tahun lalu.

Untuk diketahui, sebelumnya, dalam prospektus Senin (16/3/2026), manajemen RATU mengungkap bahwa dalam waktu dekat, perseroan akan mengadakan aksi korporasi yang dilakukan dengan menerbitkan surat utang senilai Rp 800 miliar.

Adapun surat utang tersebut terdiri dari Obligasi I Raharja Energi Cepu Tahun 2026 dengan nilai pokok Rp 300 miliar dan Sukuk Wakalah I Raharja Energi Cepu Tahun 2026 dengan nilai pokok Rp 500 miliar.

Baca Juga: Harga Emas Spot Anjlok Lebih dari 4%, Tren Penurunan Masih Akan Berlanjut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×