kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah serap lelang SUN di bawah target


Selasa, 26 Mei 2015 / 17:23 WIB
ILUSTRASI. Obligasi pertama akan jatuh tempo pada Januari 2024 senilai Rp 328 miliar. /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/04/12/2023.


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Tekanan pasar obligasi berimbas terhadap lelang surat utang negara (SUN), Selasa (26/5). Hajatan pemerintah ini sepi peminat dengan total permintaan Rp 11,59 triliun.

Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan lelang SUN, Selasa (11/5) sebelumnya yang sebesar Rp 13,3 triliun. Pemerintah kemudian menyerap lelang kali ini sebesar Rp 7,2 triliun atau di bawah target indikatif semula yang ditetapkan sebesar Rp 10 triliun.

Dalam lelang ini pemerintah menawarkan tiga seri lawas. Seri SPN12160304 mencatat total permintaan Rp 2,3 triliun dengan yield tertinggi yang masuk 7,1% dan yield terendah 6,3%. Seri ini dimenangkan Rp 1,85 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 6,6% dan yield tertinggi 6,75%.

Seri FR0070 dan FR0068 masing-masing mengalami total permintaan RP 6,0 triliun dan RP 2,2 triliun. Seri FR0070 kemudian diserap Rp 4,1 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 8,1% dan tingkat kupon 8,3%.

Sedangkan FR0068 dimenangkan Rp 1,25 triliun. Seri ini diserap dengan yield rata-rata tertimbang 8,40% dan tingkat kupon 8,3%.

Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) mencatat rata-rata yield obligasi pemerintah atau INDOBeX Government Effective Yield naik 0,25% pada perdagangan Selasa (26/5) dibandingkan perdagangan Senin (25/5). Rata-rata harga atau INDOBex Goverment Clean Price tercatat minus 0,13% pada periode yang sama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×