kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Pemegang Saham TBS Energi Utama (TOBA) Siap-siap! Dividen US$ 8,88 Juta Menanti


Jumat, 17 April 2026 / 05:15 WIB
Pemegang Saham TBS Energi Utama (TOBA) Siap-siap! Dividen US$ 8,88 Juta Menanti
ILUSTRASI. PT TBS Energi Utama (TOBA) siap membagikan dividen tunai final US$ 8,88 juta dari laba di tahan.


Reporter: Rashif Usman | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kabar gembira diberikan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA). Di mana, TOBA akan membagikan dividen tunai final kepada para pemegang saham perusahaan sebesar US$ 8.888.000 atau US$ 8,88 juta. 

Jumlah nilai dividen tersebut akan diambil dari saldo laba ditahan atau retained earnings perusahaan.

"Dividen tunai final akan dibayarkan secara proporsional kepada setiap Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan pembagian dividen tunai final," kata manajemen TOBA dalam keterangan resminya, Kamis (16/4/2026).

Baca Juga: Pasokan Batubara Seret, Prospek Emiten Semen Meredup

Direktur Utama TOBA Dicky Yordan mengatakan keputusan pembagian dividen mencerminkan keyakinan manajemen terhadap kekuatan arus kas dan komitmen untuk terus memberikan nilai bagi pemegang saham, meskipun di tengah tantangan kondisi makroekonomi.

Keputusan pembagian dividen ini telah disepakati oleh para pemegang saham dalam agenda Rapat umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (16/4/2026).

Tak hanya pembagian dividen, rapat tersebut juga menyetujui sejumlah agenda strategis, antara lain perubahan susunan dewan komisaris, penetapan penggunaan saldo laba untuk tambahan cadangan wajib, serta penguatan struktur permodalan.

Rapat menyetujui pengunduran diri Bacelius Ruru dari jabatannya sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Perseroan. Sebagai penggantinya, pemegang saham menetapkan Ahmad Fuad Rahmany sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen yang baru, dengan masa jabatan hingga tahun 2028. 

 

Selain itu, TOBA memperkuat jajaran pengawas dengan mengangkat Judy Lee sebagai Komisaris Independen untuk masa jabatan hingga tahun 2030. Pemegang saham juga menyetujui pengangkatan kembali seluruh anggota direksi perseroan.

Dewan Komisaris:

  • Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Ahmad Fuad Rahmany
  • Komisaris Independen: Yasmin S. Wirjawan
  • Komisaris Independen: Frances Kang (Kang Tzu Ping)
  • Komisaris Independen: Judy Lee 

Direksi: 

  • Direktur Utama: Dicky Yordan
  • Direktur: Alvin Firman Sunanda
  • Direktur: Juli Oktarina
  • Direktur: Mufti Utomo
  • Direktur: Sudharmono Saragih

Terkait penggunaan laba tahun buku 2025, pemegang saham menyetujui alokasi untuk penambahan cadangan wajib serta pembagian dividen sebagai bentuk pemberian nilai tambah kepada investor. 

Sebagai bagian dari strategi pengelolaan modal yang prudent, TOBA juga memperoleh persetujuan untuk menjajaki aksi Penawaran Umum Terbatas (rights issue). Langkah ini bertujuan membuka ruang penguatan struktur keuangan guna mendukung pengembangan proyek-proyek hijau di masa depan.

Selain itu, perusahaan mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) sebagai sinyal keyakinan manajemen terhadap fundamental dan prospek pertumbuhan jangka panjang.

Baca Juga: Matahari Department (LPPF) Tebar Dividen Rp 250 per Saham, Intip Jadwal Lengkapnya

“Kami mengapresiasi dukungan dan kepercayaan pemegang saham terhadap visi jangka panjang TBS. Persetujuan seluruh agenda RUPS ini memperkuat fondasi kami dalam melanjutkan transformasi menjadi perusahaan energi berkelanjutan yang tangguh dan kompetitif,” ujar Dicky.

Dengan struktur permodalan yang lebih kuat, TOBA optimistis memasuki fase lanjutan transformasi menuju target 2030.

RUPS juga menyetujui berbagai agenda administratif, seperti pengesahan Laporan Tahunan 2025, laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit, pemberian kewenangan kepada Dewan Komisaris terkait remunerasi, serta kepada Direksi dalam pelaksanaan program kepemilikan saham manajemen dan karyawan (MESOP), penunjukan auditor independen, dan perubahan Anggaran Dasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×