kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.029   31,00   0,17%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Pembukaan pagi, IHSG masih melaju!


Rabu, 19 November 2014 / 09:42 WIB
ILUSTRASI. Teh daun salam bermanfaat menurunkan asam urat dan gula darah tinggi.


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melaju di zona positif pagi hari ini (19/11). Data RTI menunjukkan, pada pukul 09.30 WIB, indeks tercatat naik 0,64% menjadi 5.135,34.

Kenaikan indeks akibat aksi beli yang melanda 177 saham. Sementara, jumlah saham yang turun sebanyak 36 saham dan 76 saham lainnya diam di tempat. Volume transaksi siang ini melibatkan 1,178 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,460 triliun.

Secara sektoral, sepuluh sektor kompak menghijau. Tiga sektor dengan kenaikan terbesar di antaranya: sektor barang konsumen naik 1,04%, sektor konstruksi naik 0,98%, dan sektor industri dasar naik 0,75%.

Sedangkan saham-saham yang berada di posisi top gainers indeks LQ 45 yakni: PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) naik 2,74% menjadi Rp 3.370, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) naik 2,46% menjadi Rp 1.040, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik 2,44% menjadi Rp 63.950.

Saham-saham yang berada di jajaran top losers pada indeks LQ 45 hari ini adalah: PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun 0,38% menjadi Rp 3.900, PT Astra International Tbk (ASII) turun 0,35% menjadi Rp 7.175, dan PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) turun 0,22% menjadi Rp 461.

Rriset Henan Putihrai pada pagi hari ini memprediksi, IHSG akan bergerak pada kisaran 5.057-5.125. Satu hal yang menjadi penggerak utama indeks selain soal BBM adalah keputusan Bank Indonesia (BI) untuk menaikan suku bunga acuan menjadi 7,75%.

Sentimen dari luar negeri juga sedikit memberi pengaruh. Salah satunya pengaruh datang dari penguatan indeks Nikkei pagi ini seiring dengan penguatan dollar AS terhadap yen Jepang. Pergerakan ini dipengaruhi oleh kebijakan Perdana Menteri Shinzo Abe untuk menunda kenaikan pajak konsumsi selama satu setengah tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×