kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Pemangkasan suku bunga BI tak cukup kuat menopang IHSG hingga akhir tahun


Kamis, 18 Juli 2019 / 21:09 WIB
Pemangkasan suku bunga BI tak cukup kuat menopang IHSG hingga akhir tahun

Berita Terkait

Reporter: Benedicta Prima | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75%. Pemangkasan ini telah lama dinanti oleh pasar. Terbukti pada penutupan hari ini (18/7), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,14% ke level 6.403,29. 

Tapi, dampak dari penurunan suku bunga ini diperkirakan tak akan lama. Beberapa analis menyebut, hijaunya harga saham lebih dipengaruhi oleh kinerja keuangan. Sedangkan pemangkasan suku bunga hanya menjadi salah satu katalis positif. 


Analis Panin Sekuritas William Hartanto menjelaskan, pergerakan positif ini bisa lama. Tapi tetap saja menunggu realisasi kinerja setelah penurunan suku bunga. "Memang sebelum realisasi kinerja emiten maka sentimennya bersifat sementara," ujar William kepada Kontan.co.id, Kamis (18/7). 

Sementara itu, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menjelaskan, selama menyikapi penurunan suku bunga BI maka IHSG akan bergerak di rentang 6.350 hingga 6.450. "Dengan catatan pergerakan IHSG tidak terkoreksi menembus level 6.324, kalau tembus maka akan terkonfirmasi bearish," jelas dia. 

Kendati begitu, apabila tren IHSG menunjukkan peningkatan dan tembus 6.450, maka pergerakan IHSG akan mencapai 6.500 hingga 6.600. Pergerakan ini terjadi karena dampak dari pemangkasan suku bunga tidak terlalu kuat.

Sebab masih ada risiko The Fed tidak menurunkan suku bunga. Bila demikian bisa saja terjadi capital outflow

Sampai akhir tahun, IHSG bisa mendapat sentimen positif lagi apabila The Fed menurunkan suku bunga pada bulan ini atau September 2019. Adapun kedua analis mengonfirmasi apabila ada pergerakan suku bunga The Fed ataupun BI maka sektor yang paling terdampak adalah properti. 




TERBARU

Close [X]
×