Reporter: Shabrina Almaira | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan koreksi pada perdagangan Jumat (2/10/2026). Asal tahu saja, IHSG ditutup melemah 1,02% ke level 6.009,50 pada akhir perdagangan Kamis (1/10/2026).
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta mengatakan, IHSG masih berpotensi bergerak volatil dan konsolidatif sebelum membentuk tren pemulihan yang lebih kuat.
"Secara teknikal, area 6.019 sebagai support penting, dengan support berikutnya di sekitar 5.854," ujar Nafan Kamis (1/10/2026).
Sementara itu, area 6.185-6.240 menjadi resistance yang perlu ditembus untuk mengonfirmasi peluang technical rebound.
Baca Juga: Merdeka Gold (EMAS) Kucurkan Pinjaman Rp 6,45 Triliun ke PIN, Ini Efeknya ke Pani
Menurutnya, selama IHSG masih mampu bertahan di atas area support tersebut, peluang rebound tetap terbuka.
Namun, jika support 6.019 ditembus secara signifikan, risiko koreksi lanjutan perlu diantisipasi.
Praktisi Pasar Modal sekaligus Founder WH-Project, William Hartanto menilai IHSG masih berada dalam kondisi strong bearish. Menurutnya, pelemahan IHSG masih cukup kuat setelah indeks sempat turun di bawah level psikologis 6.000 pada perdagangan Kamis (1/10/2026).
Baca Juga: Berlina (BRNA) Gelar Rights Issue Rp 372,6 Miliar, Harga Pelaksanaan Rp 685 per Saham
Untuk perdagangan Jumat (2/10/2026), William memproyeksikan IHSG masih melemah dalam rentang 5.966-6.080.
Ia merekomendasikan investor mencermati saham DSSA dengan target harga Rp. 1.180-Rp. 1.200 serta PTRO dengan target Rp. 5.400–Rp. 5.500 untuk jangka pendek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














