kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Pelat Timah anggarkan capex Rp 100 miliar di 2011


Jumat, 07 Januari 2011 / 16:27 WIB


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) mengangarkan belanja modal alias capital expenditure sebesar Rp 100 miliar di tahun ini. Sebagian besar dana ini akan digunakan untuk pembayaran proyek revamping yang sedang dilakukan NIKL.

"Tahun ini kita akan mengeluarkan sekitar US$ 10 juta hingga US$ 11 juta," kata Direktur Keuangan NIKL, Erwin kepada Kontan, Jumat (7/1). Proyek peningkatan kapasitas produksi pelat timah ini sendiri kabarnya menelan dana hingga US$ 16 juta.

Pembiayaannya sendiri diambil dari hasil penawaran saham perdana alias initial public offering yang telah dilakukan NIKL pada 2009 lalu. NIKL sendiri sebelumnya telah menunjuk konsorsium Nippon Steel Engineering Co untuk menggarap proyek tersebut.

Direktur Utama NIKL, Ardhiman T. A mengatakan, konsorsium NIKL ini terdiri dari PT Nippon Steel Construction Indonesia, Fuji Electric Asia Pacific, Pte, Ltd dan PT Sankyu Indonesia Internasional. Jadi, "Proyek ini sudah mulai berjalan November 2010, dan direncanakan selesai awal 2012," katanya.

Dengan demikian, produksi pelat timah Perseroan ini bisa meningkat menjadi 160.000 ton pada 2012. Saat ini produksi pelat timah anak usaha krakatau steel tersebut masih 130.000 ton, padahal untuk pasar lokal sendiri kebutuhannya mencapai 200.000 ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×