kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.043   43,00   0,25%
  • IDX 7.103   -81,40   -1,13%
  • KOMPAS100 982   -11,19   -1,13%
  • LQ45 720   -7,28   -1,00%
  • ISSI 254   -3,17   -1,23%
  • IDX30 391   -2,64   -0,67%
  • IDXHIDIV20 485   -1,85   -0,38%
  • IDX80 111   -1,07   -0,96%
  • IDXV30 135   -0,10   -0,08%
  • IDXQ30 127   -0,81   -0,63%

Pekan depan IHSG masih rawan terpeleset


Minggu, 01 Oktober 2017 / 18:31 WIB


Reporter: Chindy Puri | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan lalu ditutup menguat 1,02% ke level 5.900,85. Volume transaksi mencapai 7,21 miliar dengan nilai Rp 8,06 triliun. Sektor pertambangan menjadi pendongkrak IHSG di perdagangan akhir pekan.

Adapun saham penggerak IHSG diantaranya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melonjak 7,88%, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) melambung 4,50%, PT indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat 4,11%, dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) tumbuh 3,40%.

Pertumbuhan ini merupakan refleksi dari penolakan Menteri ESDM Ignasius Jonan terhadap usulan PLN untuk harga khusus batu bara atau Domestic Market Obligation (DMO).

Analis Paramitra Alfa Sekuritas Kevin Juido menganggap penolakan Jonan merupakan katalis positif untuk mengerek IHSG pada perdagangan Jum’at (29/9). Menurutnya, sentimen mengenai harga batu bara berpotensi bagus.

“Walaupun empat hari belakangan ini turun karena ada potensi profit taking,” imbuh Kevin.

Kevin memprediksikan pergerakan IHSG besok kembali terkoreksi di level support 5.870 dan level resistance 5.915. Data inflasi yang akan dirilis Senin (2/10) sedang dinanti pelaku pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×