kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Pekan depan IHSG diprediksi melanjutkan penurunan, simak rekomendasi analis


Jumat, 12 Juli 2019 / 19:40 WIB


Reporter: Irene Sugiharti | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,68% dibanding hari sebelumnya ke level 6.373,345 pada perdagangan Jumat (12/07). Pada pekan depan diperkirakan IHSG masih melanjutkan penurunan karena sejumlah sentimen negatif bagi bursa.

Menurut analis Jasa Utama Capitas Sekuiritas, Chris Aprliony, hari ini Indeks IHSG dipengaruhi oleh isu pemangkasan suku bunga dan perang dagang AS-Tiongkok yang kembali memanas. Diperkirakan pula isu pemangkasan bunga masih akan menjadi sentimen yang mempengaruhi indeks hingga pekan depan.

Baca Juga: Simak rekomendasi sejumlah analis untuk saham properti

Chris bahkan memprediksi Bi belum akan menurunkan suku bunga hingga bulan ini yang akan menjadi sentimen negatif bagi pergerakan IHSG.

“Menurut saya BI di tengah ketidakpastian fed rate memangkas suku bunga sebesar 50 basis point BI di bulan ini belum akan menurunkan BI rate.” Ujar Chris kepada Kontan.co.id, Jumat (12/7).

Baca Juga: IHSG ditutup melemah 0,68% ke level 6.373 pada perdagangan akhir pekan ini

Dengan adanya sentimen negatif ini, Chris memproyeksikan IHSG pekan depan akan berada di level 6270-6390 .

Analis Bina Artha Sekuiritas, Muhammad Nafan Aji, juga melihat adanya potensi koreksi lanjutan bagi pergerakan IHSG pekan depan. Nafan memprediksikan IHSG pada hari Senin (15/7) akan berada di level 6.354-6.445.

Baca Juga: Ini cara gampang pantau situasi bursa saham dengan sekali pandang

Pada perdagangan Senin (15/7), Nafan merekomendasikan untuk melakukan aksi beli pada saham-saham emiten ADRO, GIAA, GMFI, IMAS dan PGAS. Sementara itu rekomendasi aksi sell on stregh direkomendasikan untuk saham emiten GJTL.

Sementara itu Chris merekomendasikan untuk mengakumulasikan saham BNIL, INCO dan BMTR untuk perdagangan saham pekan depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×