kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Pasca posisi bottom, GBP/USD bergerak menguat


Rabu, 23 Desember 2015 / 20:53 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Mata uang poundsterling menunjukkan pamor di hadapan USD meski rilis data ekonomi Inggris menunjukkan hasil beragam.

Mengutip Bloomberg, Rabu (23/12) pukul 18.11 WIB, pasangan GBP/USD menguat 0,34% ke level 1,4878.

Analis SoeGee Futures Nizar Hilmy mengatakan, pasangan GBP/USD telah mencapai area oversold lantaran sudah bergerak di level terendah sejak April 2015. "Penguatan terbuka karena GBP/USD sudah dalam posisi bottom," ujarnya.

Angka pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) membuat USD melemah di hadapan GBP. Meski tumbuh sebesar 2%, pertumbuhan ekonomi AS kuartal III-2015 turun dari kuartal sebelumnya 2,1%.

Di sisi lain, defisit neraca berjalan Inggris kuartal III-2015 tetap sebesar 17,5 poundsterling dibanding kuartal sebelumnya. Angka ini lebih baik dari proyeksi yakni defisit 21,3 poundsterling. Sedangkan pertumbuhan ekonomi kuartal III-2015 sebesar 0,4% turun dari kuartal sebelumnya dan proyeksi 0,5%.

Meski bergerak menguat, Nizar melihat tren pasangan GBP/USD masih melemah. Apalagi, Bank Sentral Inggris (BoE) belum menunjukkan prospek kenaikan suku bunga meski sebelumnya cukup optimistis. Berbeda dengan The Fed yang akhirnya menaikkan suku bunga menjadi 0,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×