kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Pasca posisi bottom, GBP/USD bergerak menguat


Rabu, 23 Desember 2015 / 20:53 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Mata uang poundsterling menunjukkan pamor di hadapan USD meski rilis data ekonomi Inggris menunjukkan hasil beragam.

Mengutip Bloomberg, Rabu (23/12) pukul 18.11 WIB, pasangan GBP/USD menguat 0,34% ke level 1,4878.

Analis SoeGee Futures Nizar Hilmy mengatakan, pasangan GBP/USD telah mencapai area oversold lantaran sudah bergerak di level terendah sejak April 2015. "Penguatan terbuka karena GBP/USD sudah dalam posisi bottom," ujarnya.

Angka pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) membuat USD melemah di hadapan GBP. Meski tumbuh sebesar 2%, pertumbuhan ekonomi AS kuartal III-2015 turun dari kuartal sebelumnya 2,1%.

Di sisi lain, defisit neraca berjalan Inggris kuartal III-2015 tetap sebesar 17,5 poundsterling dibanding kuartal sebelumnya. Angka ini lebih baik dari proyeksi yakni defisit 21,3 poundsterling. Sedangkan pertumbuhan ekonomi kuartal III-2015 sebesar 0,4% turun dari kuartal sebelumnya dan proyeksi 0,5%.

Meski bergerak menguat, Nizar melihat tren pasangan GBP/USD masih melemah. Apalagi, Bank Sentral Inggris (BoE) belum menunjukkan prospek kenaikan suku bunga meski sebelumnya cukup optimistis. Berbeda dengan The Fed yang akhirnya menaikkan suku bunga menjadi 0,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×