kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.988   17,00   0,09%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

GBP/USD dalam fase rebound


Selasa, 22 Desember 2015 / 17:48 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Menjelang rilis data pertumbuhan GDP AS kuartal tiga 2015 yang diprediksi memburuk, sterling bergerak mengungguli the greenback.

Selain ada sumbangsih pergerakan teknikal dalam rebound pasangan ini.

Mengutip Bloomberg, Selasa (22/12) pukul 16.35 WIB merangkak naik 0,13% ke level 1,4904 dibanding hari sebelumnya.

Nizar Hilmy, Analis SoeGee Futures mengatakan penguatan yang terjadi pada pasangan ini kuat dipengaruhi oleh rebound technical.

Sebabnya, beberapa waktu lalu GBP/USD sempat menyentuh level terendahnya dalam delapan bulan terakhir.

Selain itu pasar kini juga sedang mengantisipasi data final GDP kuartal tiga 2015 milik AS.

“Diprediksi data itu memburuk, semakin membuka peluang koreksi USD kian membengkak,” kata Nizar.

Menurut dugaan final GDP tersebut turun dari 2,1% menjadi 1,9%.

Karena saat ini di pasar GBP masih dalam bayang-bayang negatif.

“Dengan inflasi yang rendah dan jauh dari harapan, prospek kenaikan suku bunga Bank of England diprediksi molor dari harapan,” jelas Nizar.

Itu membuat keadaan fundamental pasangan ini kontras.

Sulit bagi GBP untuk mempertahankan keunggulannya atas USD.

Walaupun kini the greenback tengah koreksi setelah menaikkan suku bunga pekan lalu, namun prospek moneter The Fed jelas lebih menjanjikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×