kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Pasca IPO, Jasnita (JAST) targetkan pendapatan tahun 2019 tumbuh 50%


Kamis, 16 Mei 2019 / 21:19 WIB


Reporter: Yoliawan H | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasca melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO), PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) langsung tancap gas untuk terus berkembang dengan cepat. Di tahun 2019 ini perusahaan yang bergerak di industri telekomunikasi ini membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 50% dan laba bersih sebesar 10% sampai 15%.

Sekadar informasi, JAST sendiri saat ini mempunyai fokus bisnis kelolaan berupa jasa call center, penyedia layanan internet dan juga iklan berbasis digital. Wakil Direktur Utama JAST, Welly Kosasih mengatakan, untuk bisnis iklan berbasis digital merupakan iklan yang muncul pada layar digital yang disematkan di kendaraan seperti motor atau mobil.

Lebih lanjut sebagai gambaran, di sepanjang tahun 2018 lalu saja perusahaan sudah mendapatkan pendapatan bersih sekitar Rp 109 miliar dengan margin laba bersih sebesar 10% sampai dengan 15%.

Direktur JAST, Tjokro Wimantara mengatakan untuk belanja modal yang disiapkan tahun ini sebesar Rp 10 miliar sampai dengan Rp 15 miliar. “Kontribusi terbesar dari call center sebesar 40% dan media luar ruang iklan di atas kendaraan 40% sisanya dari layanan dan smart city,” ujar Tjokro.

Terkait penggunaan belanja modal, Tjokro mengatakan sebagian besar digunakan untuk pengadaan aset berupa braket dan perangkat digital untuk bisnis iklan. Sisanya digunakan untuk kebutuhan operasional perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×