kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.001,74   -2,58   -0.26%
  • EMAS981.000 0,10%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Pasar Sepi, Begini Prediksi Rupiah Jelang Akhir Pekan, Jumat (25/11)


Jumat, 25 November 2022 / 06:25 WIB
Pasar Sepi, Begini Prediksi Rupiah Jelang Akhir Pekan, Jumat (25/11)

Reporter: Nur Qolbi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah berpotensi bergerak tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (25/11). Kamis (24/11), kurs rupiah spot tercatat menguat 0,14% ke level Rp 15.665 per dolar AS. Kurs rupiah Jisdor menguat 0,34% ke Rp 15.647 per dolar AS.

Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo mengatakan, rilis data ekonomi cenderung sepi pada Jumat (25/11) karena liburan Thanksgiving sehingga pasar keuangan AS tutup lebih awal. Sentimen dari dalam negeri juga minim karena tidak ada rilis data ekonomi.

Di sisi lain, indeks dolar melemah menuju level terendah sejak pertengahan Agustus 2022. Hal ini disebabkan oleh data ekonomi AS yang tidak menarik dan risalah dari pertemuan FOMC baru-baru ini memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga yang lebih kecil.

"Jadi, nilai tukar rupiah kemungkinan akan cenderung flat dalam kisaran Rp 15.600 per dolar AS-Rp 15.700 per dolar AS," kata Sutopo saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (24/11).

Baca Juga: Anggaran BI 2023 Diramal Defisit , Ini Upaya yang Bisa Dilakukan untuk Jaga Rupiah

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menambahkan, rupiah akan dibuka berfluktuasi namun ditutup menguat pada Jumat (25/11). Rentang pergerakannya berada di Rp. 15.640 per dolar AS-Rp 15.690 per dolar AS.

Menurut Ibrahim, meningkatnya kasus virus korona telah menyebabkan kota-kota di China memberlakukan lebih banyak pembatasan. "Hal ini meningkatkan kekhawatiran investor tentang ekonomi dan membatasi selera risiko," ucap dia.

Pembacaan risalah FOMC Meeting The Fed baru-baru ini juga menunjukkan bahwa laju kenaikan suku bunga The Fed akan lebih lambat. Data harga konsumen AS yang sedikit lebih rendah dari perkiraan juga telah memicu harapan terhadap laju kenaikan suku bunga yang lebih moderat.

Selanjutnya: Ini Upaya yang Bisa Dilakukan untuk Jaga Rupiah Agar Berada di Kisaran Sasaran 2023

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×