kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.992   21,00   0,12%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

SINI Teken Kontrak Tambang dengan Petrosea, Potensi Pendapatan Rp 57 Triliun


Jumat, 24 Juli 2026 / 13:02 WIB
SINI Teken Kontrak Tambang dengan Petrosea, Potensi Pendapatan Rp 57 Triliun
ILUSTRASI. PT Petrosea Tbk (PTRO) (Dok/PTRO)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Singaraja Putra Tbk (SINI) mengumumkan bahwa dua entitas usahanya yakni PT Pesona Bara Cakrawala (PBC) dan PT Cakrawala Bara Persada (CBP) telah menandatangani perjanjian jasa pertambangan dengan PT Petrosea Tbk (PTRO) pada 23 Juli 2026. 

Selama masa kontrak, SINI memprediksi pendapatan dari penjualan batubara bisa mencapai Rp 57 triliun.

Direktur Utama SINI, Amir Antolis mengatakan ruang lingkup pekerjaan mencakup pengupasan lapisan penutup (overburden removal) dan  penggalian batubara di area tambang yang berlokasi di Kecamatan Kapuas Tengah,  Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah. Berdasarkan perjanjian tersebut,  durasi pekerjaan berlaku sepanjang umur tambang (life of mine).

Baca Juga: Sandiaga Uno Lirik Prospek Bisnis Sertifikasi Lewat Investasi di MUTU

Untuk PBC, estimasi volume pengupasan lapisan tanah penutup mencapai sekitar 189 juta BCM dan produksi batubara sebesar 42 juta ton. Dari kegiatan tersebut,  perusahaan memperkirakan potensi pendapatan sebesar US$ 2,604 miliar untuk batubara dengan kalori GAR 4.200 atau setara dengan Rp 45,57 triliun selama masa kontrak. 

Sementara itu, untuk CBP, estimasi volume pengupasan lapisan tanah penutup mencapai sekitar 40 juta BCM dan produksi batubara sebesar 8 juta ton, dengan  potensi pendapatan sebesar US$ 656 juta untuk batubara dengan kalori GAR 5.000 atau setara dengan Rp11,48 triliun selama masa kontrak.

"Kerja sama ini bertujuan untuk mendukung pencapaian target produksi batubara yang  optimal serta penerapan tata kelola pertambangan yang baik (Good Mining Practices),  sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi Perusahaan dan seluruh entitas anak," tulis Amir di keterbukaan informasi, Jumat (24/7/2026).

Selain itu, perusahaan berkomitmen untuk terus menjalankan kegiatan usaha dengan mengedepankan profesionalitas, kredibilitas dan integritas guna menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.

Baca Juga: Petrosea (PTRO) Investasi Rp 1,19 Triliun di SINI untuk Perkuat Sektor Pertambangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×