kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.893   11,00   0,06%
  • IDX 6.308   -66,30   -1,04%
  • KOMPAS100 824   -11,36   -1,36%
  • LQ45 627   -6,88   -1,09%
  • ISSI 218   -2,25   -1,02%
  • IDX30 351   -3,45   -0,97%
  • IDXHIDIV20 427   -2,56   -0,60%
  • IDX80 94   -1,21   -1,26%
  • IDXV30 118   -0,71   -0,60%
  • IDXQ30 111   -0,80   -0,71%

Pasar sambut baik isu Suriah, Wall Street reli


Kamis, 12 September 2013 / 05:19 WIB
ILUSTRASI. Awan mendung di atas Kota Yogyakarta, Rabu (17/11/2021). Cuaca besok di Jawa dan Bali cerah berawan hingga hujan sedang, menurut prakiraan BMKG. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko.


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Bursa AS masih melanjutkan reli pada transaksi kemarin malam (11/9). Pada penutupan pasar di New York, indeks Standard & Poor's 500 naik 0,3% menjadi 1.689,13, yang merupakan level tertinggi sejak 13 Agustus lalu. Sementara, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,9% menjadi 15.326,60, juga merupakan level tertingginya dalam satu bulan.

Transaksi tadi malam melibatkan 5,8 miliar saham atau 4% di bawah volume rata-rata tiga bulanan.

Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa AS. Beberapa di antaranya yakni International Business Machines Corp yang naik 2,2% setelah menyetujui menjual unit bisnis outsourcing customer care miliknya kepada Synnex Corp senilai US$ 505 juta; Marriott International Inc naik 3,2% setelah pengembang China bilang mereka mau membeli perusahaan manajemen hotel di AS; dan Apple Inc anjlok 5,4% karena penetapan harga iPhone  baru yang murah mengecewakan analis.

Salah satu faktor yang menaikkan bursa AS adalah meredanya kecemasan mengenai serangan militer AS di Suriah. Faktor tersebut berhasil mengimbangi penurunan terbesar saham Apple Inc sejak April.

"Kita memang belum keluar sepenuhnya dari Suriah, namun saat ini pasar menyambut baik keputusan menunda aksi penyerangan," jelas Russel Croft, fund manager Croft-Leominster Inc.

Dia menambahkan, saat ini seluruh mata tengah menuju pada pertemuan the Federal Reserve yang akan berlangsung Jumat (13/9). "Hal ini akan menjadi pendorong besar di pasar," ujarnya.

Catatan saja, sepanjang September, indeks S&P 500 sudah naik 3,4% yang dipicu oleh data positif ekonomi China.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×