Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mencatatkan pendapatan prapenjualan alias marketing sales sebesar Rp 1,9 trliun per semester I 2026.
Raihan itu setara 45% dari total target tahunan PANI dan meningkat sebesar 66% secara tahunan alias year on year (YoY).
Di tengah kondisi ekonomi yang diakibatkan oleh tantangan global saat ini yang menyebabkan lonjakan inflasi bahan pokok terutama BBM, serta sikap konsumen yang semakin selektif, PANI membuktikan resiliensinya dengan mempertahankan performa pertumbuhan yang solid.
”Ini didorong dengan beragam produk serta ekosistem kawasan terpadu PIK2 yang semakin matang dan bernilai tinggi,” ujar Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma alias Aguan, dalam keterbukaan informasi, Kamis (30/7/2026).
Baca Juga: Okupansi Hotel Rest Area Meningkat, Laba KDTN Meroket 623% pada Semester I-2026
Marketing sales PANI per semester I 2026 ditopang oleh permintaan yang konsisten pada segmen residensial, yang tetap menjadi motor utama penjualan atas kepercayaan pasar yang kuat terhadap kualitas hunian PANI.
Kontribusi berkelanjutan dari proyek-proyek andalan seperti Pasir Putih Residence khususnya Okinawa and Villa Pasir Putih 5, Pasadena Spring, Rumah Milenial, Padma, Sapporo Residence, Pantai Bukit Villa, dan Bukit Nirmala.
Sementara itu, segmen kaveling tanah komersial juga ikut memberikan kontribusi dan menunjukkan minat para penanam modal terus bertambah seiring dengan pengembangan komersial strategis di seluruh kawasan PIK2.
Pengembangan landmark oleh pihak ketiga juga ikut mendukung kemajuan atas kawasan CBD PIK2 di antaranya adalah gedung Bank Mandiri yang sudah beroperasi dan yang akan beroperasi Bank BNI.
“Sementara untuk segmen produk komersial dikontribusikan oleh produk-produk antara lain Bizpark PIK2, Rukan Asia Afrika, Rukan Lau Pa Sat, dan Rukan Marina Bay,” paparnya.
Ke depan, prospek pertumbuhan kawasan PIK2 semakin diperkuat oleh meningkatnya utilitas dan acara-acara yang diselenggarakan di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), yang mana terdapat 55 event yang sudah diadakan di NICE semenjak beroperasinya pada Agustus 2025 lalu.
Baca Juga: Laba UVCR Naik Enam Kali Lipat di Semester I-2026, Voucher Digital Jadi Penggerak
Contoh event besar yang pernah diadakan di NICE seperti Livin’ Fest 2025 present by Bank Mandiri pada Oktober 2025 dan Java Jazz Festival 2026 pada Mei 2026.
“NICE saat ini merupakan salah satu lokasi yang dipercaya sebagai tempat diadakannya acara dan exhibition terkemuka di Indonesia terutama di Jakarta,” tuturnya.
Di sisi lain, pembukaan akses Tol Kataraja turut meningkatkan konektivitas langsung dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke kawasan PIK2.
Fasilitas yang lengkap ini diyakini akan semakin memperkuat traffic, aktivitas ekonomi, serta permintaan properti di seluruh ekosistem PIK2.
“Kami memiliki cadangan lahan sekitar 1.809 hektare, prominent market positioning yang kuat, serta keunggulan sebagai salah satu pengembangan kota pesisir modern berskala besar yang unik di Indonesia,” paparnya.
Aguan menyampaikan, pertumbuhan marketing sales semester I 2026 menunjukkan minat yang positif dan keberlanjutan dari konsumen terhadap hunian dan produk komersial yang disasar oleh PIK2.
Target sampai akhir tahun nanti PANI bisa menjual produk-produk properti yang diminati pembeli PIK2 sebesar Rp4,3 triliun.
“Prinsip kami juga agile terhadap perubahan di luar organisasi PIK2, dan menyesuaikan bisnis model supaya pengembangan kawasan PIK2 tetap berjalan sesuai rencana dan sustained,” katanya.
Dukungan infrastruktur seperti Tol Kataraja serta kehadiran fasilitas kelas dunia seperti NICE diakui Aguan semakin mengukuhkan ekosistem yang berkelanjutan dan menunjukkan kawasan PIK2 bergerak maju dengan kepastian yang teruji.
“Kami optimistis, fundamental kokoh ini akan terus mengawal PANI dalam memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan dan pemegang saham,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














