Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) mengaku akan mencermati Undang-Undang Pengaturan Reforma Agraria.
Asal tahu saja, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia resmi mengesahkan Undang-Undang Pengaturan Reforma Agraria dalam Rapat Paripurna, Selasa (22/9/2026).
Director of Business Development PPT Pakuwon Jati Tbk Ivy Wong menyatakan, pihaknya melihat UU Reforma Agraria sebagai regulasi yang perlu dicermati secara menyeluruh, khususnya terkait ketentuan pelaksanaan dan aturan turunannya.
“Saat ini kami masih mempelajari implikasinya terhadap perusahaan,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (25/9/2026).
Baca Juga: Hartadinata Abadi (HRTA) Perkuat Pasokan Emas, Gandeng Freeport Indonesia
PWON memiliki land bank yang cukup untuk mendukung pengembangan proyek dalam jangka panjang. Alhasil, untuk saat ini PWON belum melihat adanya dampak material terhadap proyek-proyek yang sedang berjalan maupun pipeline pengembangan perusahaan.
Ivy bilang, Pakuwon juga melihat pentingnya pengelolaan land bank secara produktif, terencana, dan sesuai dengan peruntukannya.
Dengan pipeline pengembangan yang jelas, PWON mengaku akan terus mengoptimalkan land bank yang ada untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.
“Untuk akuisisi lahan, kami akan tetap bersikap selektif dan oportunistik. Kami akan mempertimbangkan akuisisi apabila terdapat lokasi dan aset yang sesuai dengan strategi pengembangan perusahaan,” tuturnya.
Saat ini, recurring income tetap menjadi fondasi utama bisnis PWON. Per semester I 2026, sekitar 86% pendapatan emiten berasal dari recurring income, yang terutama ditopang oleh bisnis retail, hospitality, dan office leasing.
Baca Juga: BEI: Besaran Dividen Pemegang Saham Dalam Rangka Demutualisasi Ditentukan saat RUPSLB
Sementara itu, pendapatan dari condominium dan landed house merupakan bagian dari development revenue.
Ke depan, PWON tetap melihat recurring income sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan perusahaan.
“Kami akan terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas aset recurring melalui ekspansi retail, hospitality, office maupun integrated development, sehingga kontribusi recurring income diharapkan tetap kuat dan dapat terus bertumbuh secara berkelanjutan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














