kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.805.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.297   -11,00   -0,06%
  • IDX 7.153   -225,75   -3,06%
  • KOMPAS100 970   -34,57   -3,44%
  • LQ45 691   -24,54   -3,43%
  • ISSI 260   -7,61   -2,84%
  • IDX30 382   -10,82   -2,75%
  • IDXHIDIV20 471   -11,55   -2,39%
  • IDX80 108   -3,85   -3,43%
  • IDXV30 137   -2,91   -2,08%
  • IDXQ30 122   -3,28   -2,61%

Pagi ini, harga minyak masih di level US$ 48,76


Kamis, 08 Januari 2015 / 10:30 WIB
ILUSTRASI. Jadwal SIM Keliling Bekasi & Tangsel Hari Ini (20/7), Biaya Perpanjang SIM Murah


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga minyak dunia diperdagangkan di level terendah sejak April 2009 pada hari ini (8/1). Data Bloomberg menunjukkan, harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengantaran Februari naik 11 sen atau 0,2% menjadi US$ 48,76 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 09.36 waktu Seoul.

Kemarin, harga kontrak yang sama diperdagangkan naik 72 sen menjadi US$ 48,65 per barel.

Sementara itu, harga kontrak minyak Brent untuk pengantaran Februari naik 5 sen atau 0,1% menjadi US$ 51,15 per barel di ICE Futures Europe exchange, London.

Harga minyak belum mampu bangkit setelah ekspor minyak dari AS yang mencapai rekor memicu spekulasi bahwa harga minyak masih akan berada di pasar bearish.

Commodity hedge fund manager Andrew J Hall menilai, harga minyak bisa jatuh ke kisaran US$ 40 per barel di 2015. "Harga minyak baru akan pulih pada paruh kedua tahun ini," jelasnya.

Sementara itu, Kang Yoo Jin, commodities analyst NH Investment & Securities Co di Seoul berpendapat sama. "Risiko masih tampak pada pasar minyak. Harga minyak akan tertekan lebih dalam lagi," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×