kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Optimistis, FKS Food Sejahtera (AISA) Targetkan Penjualan Naik 20% di Tahun 2023


Sabtu, 20 Mei 2023 / 11:05 WIB
Optimistis, FKS Food Sejahtera (AISA) Targetkan Penjualan Naik 20% di Tahun 2023


Reporter: Vina Elvira | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Emiten produk konsumer, PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) berharap tren kenaikan kinerja bisnis selama kuartal I-2023 dapat berlanjut hingga akhir tahun nanti.

AISA berharap bisa mencetak kenaikan penjualan neto sekitar 10%-20% dibandingkan posisi pada tahun 2022.

“Namun, kami perlu melihat dinamika nasional dan juga global. Realisasi seperti apa yang akan kami hadapi pada kuartal-kuartal berikutnya tentu kami masih wait and see,” kata Sekretaris Perusahaan FKS Food Sejahtera Michael H. Hadylaya, ketika dihubungi Kontan.co.id, Jumat (19/5).

Baca Juga: Penjualan Naik, FKS Food Sejahtera (AISA) Kembali Cetak Laba pada Kuartal I-2023

Dia menuturkan, demi mencapai target bisnis yang dibidik tahun ini, AISA melakukan peningkatan cakupan outlet aktif dan distribusi numerik di seluruh Indonesia.

Selain itu, pengembangan pasar baik domestik maupun juga ekspor masih menjadi salah satu strategi perusahaan untuk memaksimalkan bisnis di tahun ini.

Dari sisi pengembangan produk, lanjut dia, saat ini AISA masih fokus pada produk-produk yang masuk dalam kategori winning product.

Namun sayang, Michael tak memerinci lebih jauh berapa target kontribusi kategori produk tersebut ke keseluruhan penjualan AISA.

“Arah pengembangan dan fokus kami akan arahkan pada produk-produk baik snacking food maupun consumer staple food yang kami pandang sebagai winning product,” sebutnya.

 

Pada tahun ini, AISA mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp 50 miliar – Rp 75 miliar. Penggunaan capex 2023 akan difokuskan pada peningkatan operasional secara berkelanjutan dan program-program kerja serta kegiatan operasional yang dapat memaksimalkan penggunaan biaya secara tepat guna.

“Fasilitas-fasilitas pembiayaan yang sejauh ini sudah kita dapatkan pada 2022 lalu menjadi salah satu sumber bagi alokasi capex ini,” kata Michael.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×