kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

OJK masih kaji izin efektif rights issue RIMO


Senin, 14 Maret 2016 / 15:57 WIB


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Rencana PT Rimo Internasional Lestari Tbk (RIMO) untuk melakukan rights issue nampaknya masih jauh panggang dari api. Emiten yang berencana mengubah sektor bisnisnya tersebut ke properti tersebut, masih harus melengkapi dokumen persyaratan sebelum dapat restu Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Nurhaida, Kepala Pengawas Pasar Modal OJK mengatakan saat ini pihaknya belum bisa mengelurakan izin efektif atas rencana RIMO melakukan rights issue. Pasalnya, otoritas masih menelaah lebih jauh dan belum menerima dokumen yang lengkap dari RIMO untuk melaksanakan aksi korporasi yang jumlahnya sangat besar tersebut.

"Iya, RIMO masih belum lengkap dokumennya, masih perlu pendalaman lebih lanjut sehingga belum efektif (izinnya)," ujarnya di Jakarta, Senin (14/3).

Seperti diketahui, RIMO tengah berencana untuk melakukan rights issue dengan target dana fantastis senilai Rp 7,52 triliun dengan potensi dilusi maksimum sebesar 98,81%. Lain dari itu, perseroan juga mengaku sudah memiliki 17 perusahaan yang sudah menyatakan diri sebagai pembeli siaga dari rencana aksi korporasi tersebut.

Perseroan sebelumnya berniat untuk mengubah sektor bisnisnya saat ini dari ritel menjadi properti melalui akuisisi PT Hokindo Mediatama (HM). Dana hasil rights issue sendiri nantinya akan digunakan untuk memberikan modal kepada HM.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×