kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Nusantara Infrastructure (META) Catat Serapan Capex Rp 447 Miliar di Semester I-2023


Senin, 17 Juli 2023 / 14:18 WIB
Nusantara Infrastructure (META) Catat Serapan Capex Rp 447 Miliar di Semester I-2023
ILUSTRASI. PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) catat capex Rp 447 miliar di semester I-2023


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) mencatatkan serapan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 447 miliar selama semester I-2023. Angka tersebut setara dengan 51% dari total capex yang dianggarkan META di tahun 2023.

Head of Corporate Communication & CSR META Indah D. P. Pertiwi mengatakan, META juga berhasil membukukan pendapatan sekitar Rp 443 miliar di semester I 2023.

Sementara, untuk jumlah capex yang akan digunakan di semester II alias periode Juli-Desember 2023, yaitu sekitar Rp 428 Miliar atau setara dengan 49% dari total capex tahun 2023.

“Target pendapatan perusahaan di semester II sekitar Rp 444 Miliar, dengan persentase sebesar 50% dari target tahun 2023,” ujarnya kepada Kontan, Minggu (17/7).

Di tahun 2023, META memiliki beberapa proyek strategis yang sedang dikerjakan, di antaranya adalah pembangunan proyek peninggian Jalan Tol BSD di KM 8. Proyek tersebut sudah di fungsional kan untuk kedua arah pada akhir Juni 2023.

Baca Juga: Nusantara Infrastructure (META) Targetkan Pendapatan Naik 10% di Tahun 2023

“Lalu, ada proyek weaving Serpong Ramp Junction di KM 10, pembangunan akses Makassar New Port (MNP) sepanjang 3,2 kilometer di Makassar, dan proses tender Tol Jorr Elevated Cikunir-Ulujami,” tuturnya.

Indah melihat, sektor jalan tol masih memberikan kontribusi terbesar bagi pendapatan perusahaan, disusul dengan sektor usaha energi terbarukan dan air bersih.

Ada beberapa strategi yang dilakukan META untuk mendukung kestabilan kinerja dan bisnis perseroan di tahun ini.

“Salah satunya adalah mengoptimalkan penerapan growth strategy melalui kemitraan serta menjaga cash flow yang berhubungan dengan OPEX & maintenance cost,” tuturnya.

 

Selain itu, META juga melihat prospek di sektor jalan tol masih cukup prospektif, mengingat masih banyak target yang harus dikejar dalam RPJMN 2014-2024.

“Peluang untuk unsolicited project juga tidak dibatasi selama memenuhi regulasi terkait,” papar Indah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×