kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Nilai Rupiah pekan depan tergantung hasil rapat BI


Jumat, 15 Juli 2016 / 21:21 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih memiliki peluang cukup besar untuk kembali menorehkan kenaikan pekan depan. Tetapi, hasil rapat Bank Indonesia (BI) akan menjadi salah satu faktor penting yang menjadi penentu gerak rupiah.

Di pasar spot, Jumat (15/7), nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) melemah 0,18% ke level Rp 13.096 dibanding sehari sebelumnya. Namun, dalam sepekan terakhir, rupiah menguat 0,64%.

Sementara, di kurs tengah Bank Indonesia, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS menguat tipis 0,01% ke level Rp 13.086 dan terangkat 0,65% dalam sepekan.

Resti Aviadinie, Analis Treasury PT Bank Negara Indonesia Tbk memaparkan, melemahnya rupiah pada akhir pekan terpengaruh oleh aksi profit taking lantaran mata uang garuda telah menguat cukup tajam. "Ke depan, potensi penguatan rupiah masih terbuka," katanya.

Apalagi, implementasi UU Tax Amnesty sudah dimulai, akan semakin mendukung laju rupiah. Data ekonomi China, yakni pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2016  yang tercatat 6,7% atau di atas proyeksi sebesar 6,6%, juga turut membawa sentimen positif bagi rupiah.

Namun demikian, pelaku pasar masih akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur BI pada pertengahan pekan depan. 

Resti mengatakan, potensi penguatan rupiah masih besar tetapi ada fungsi fundamental BI yang perlu dicermati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×