kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Net sell asing menyeret pelemahan IHSG


Selasa, 14 Mei 2019 / 17:47 WIB


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah. Hari ini, Selasa (14/5) IHSG turun 1,04% atau 64,19 poin ke level 6.071. Pelemahan tersebut diikuti dengan aksi jual asing atau net sell yang cukup besar mencapai Rp 1,02 triliun di seluruh pasar.

Analis Erdhika Elit Sekuritas Edo Ardiansyah mengatakan, pelemahan ini lantaran faktor eksternal atas balas-balasan pengenaan tarif impor dua negara AS-China. "Sehingga, membuat sektor sektor komoditas ikut melemah seperti sektor kelapa sawit, batubara dan metal," katanya, Selasa (14/5).

Hal itu juga, menurut dia, yang membuat pelaku pasar banyak melakukan aksi jual. 

Senada, Analis Reliance Sekuritas Lanjar N Taulat berpendapat, ancaman tarif ini membuat beberapa eksportir terbesar AS dalam target China guna menanggapi ancaman kenaikan tarif AS yang baru.

Maka itu, hal ini semakin membuat pasar diambang ketidakpastian. Secara teknikal, Lanjar bilang, pelemahan indikator stochastic berindikasi golden-cross namun momentum RSI masih terlihat tertekan pada area oversold.

Sehingga ia memprediksi IHSG akan bergerak mencoba kembali di atas 6.100 dengan support dan resistance masing-masing 6.065 dan 6.177. 

Sementara Edo memperkirakan, indeks pada hari ini diperkirakan masih mencoba koreksi di level 5.988-6.135.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×