kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.880   -55,00   -0,31%
  • IDX 5.839   -57,18   -0,97%
  • KOMPAS100 757   -7,86   -1,03%
  • LQ45 577   -6,86   -1,18%
  • ISSI 202   -0,82   -0,40%
  • IDX30 327   -3,92   -1,18%
  • IDXHIDIV20 403   -4,85   -1,19%
  • IDX80 86   -0,89   -1,02%
  • IDXV30 109   -0,80   -0,73%
  • IDXQ30 105   -1,27   -1,19%

Nasib Dolar AS Terancam: Eropa Siap Jual Aset, Apa Dampaknya?


Jumat, 23 Januari 2026 / 12:06 WIB
Nasib Dolar AS Terancam: Eropa Siap Jual Aset, Apa Dampaknya?
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks dolar bertahan di sekitar 98,3 pada hari Jumat (23/1), mengakhiri minggu yang bergejolak di titik terendah karena dinamika geopolitik yang berubah-ubah membuat investor gelisah. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Jumat (23/1), Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump awalnya mengancam beberapa negara Eropa yang menentang rencananya untuk mengambil alih Greenland dengan tarif baru, sebelum membalikkan arah setelah mengamankan kesepakatan kerangka kerja dengan NATO untuk kesepakatan potensial di masa depan. 

Meskipun detail kesepakatan tersebut masih belum jelas, pasar berspekulasi bahwa kesepakatan itu dapat melibatkan hak mineral dan pemasangan sistem rudal. 

Kekhawatiran juga meningkat bahwa Eropa mungkin akan memanfaatkan kepemilikan aset AS yang substansial, dengan dana pensiun Denmark mengumumkan akan keluar dari posisi obligasi pemerintahnya, menambah ketidakpastian pasar. 

Di bidang kebijakan, Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga minggu depan. Penurunan dolar AS minggu ini paling terasa terhadap euro dan mata uang utama di belahan bumi selatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×