kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.791
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,00%

Naik 19% sejak awal tahun, harga minyak tak terbendung

Kamis, 10 Mei 2018 / 09:35 WIB

Naik 19% sejak awal tahun, harga minyak tak terbendung
ILUSTRASI. Harga minyak



Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan harga minyak belum terbendung. Kamis (10/5) pukul 9.19, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni 2018 di New York Mercantile Exchange kembali menembus rekor tertinggi tahun ini pada US$ 71,70 per barel.

Harga minyak ini naik 0,79% jika dibandingkan dengan harga penutupan kemarin pada US$ 71,14 per barel. Harga minyak hari ini kembali mencapai rekor tertinggi sejak Desember 2014.


Harga minyak brent untuk pengiriman Juli 2018 pun mencapai level tertinggi tahun ini. Harga minyak acuan yang diperdagangkan di ICE Futures ini berada di US$ 77,75 per barel, naik 0,70% ketimbang hari sebelumnya yang ada di US$ 77,21 per barel.

Harga minyak brent ini pun berada di level tertinggi sejak Desember 2014. Sejak awal tahun, harga minyak brent telah melonjak 18,74%. Sedangkan kenaikan harga minyak WTI mencapai 19,38% secara year to date.

Salah satu penyebab lonjakan harga minyak adalah keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menghentikan kesepakatan pelonggaran sanksi Iran. Selasa (8/5), Trump menetapkan sanksi level tertinggi terhadap Iran.

AS kemungkinan akan menetapkan sanksi terhadap Iran pada 180 hari setelah keputusan Selasa lalu, kecuali ada kesepakatan lain yang tercapai. Analis memperkirakan, penurunan pasokan akibat sanksi ini berkisar antara 200.000 barel per hari hingga 1 juta barel per hari.

Pendorong lain kenaikan harga minyak adalah data Energy Information Administration (EIA) AS yang menunjukkan bahwa stok minyak domestik AS turun 2,2 juta barel pada pekan lalu. Angka ini jauh melebihi prediksi pasar yang meramalkan penurunan 719.000 barel.

Berdasarkan data EIA, impor bersih minyak mentah AS turun 955.000 barel per hari menjadi 5,4 juta barel per hari. Ini adalah level terendah sejak Februari 2018. "Penurunan tajam impor menghasilkan penarikan stok minyak yang lebih rendah," kata Matt Smith, director of commodity research ClipperData kepada Reuters.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati
Editor: Wahyu Rahmawati

HARGA MINYAK BUMI

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0551 || diagnostic_web = 0.2972

Close [X]
×