kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   40.000   1,41%
  • USD/IDR 17.159   -15,00   -0,09%
  • IDX 7.560   -34,05   -0,45%
  • KOMPAS100 1.042   -8,36   -0,80%
  • LQ45 745   -11,10   -1,47%
  • ISSI 274   -1,25   -0,45%
  • IDX30 400   -1,67   -0,42%
  • IDXHIDIV20 486   -3,26   -0,67%
  • IDX80 116   -1,31   -1,11%
  • IDXV30 139   0,59   0,43%
  • IDXQ30 128   -1,21   -0,94%

Modern International merugi Rp 653 miliar


Rabu, 27 September 2017 / 17:32 WIB


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - PT Modern International Tbk (MDRN) mencatatkan penurunan pendapatan signifikan pada paruh pertama 2017.

Mengutip keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (27/9), pendapatan MDRN turun 95% ke level Rp 196,2 miliar pada semester I-2017. Pada periode yang sama tahun lalu, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp 455,5 miliar.

Sejalan dengan penurunan pendapatan, MDRN juga mencatatkan kerugian sebesar Rp 653,8 miliar pada semester pertama tahun ini. Kerugian membengkak dibandingkan nilai kerugian pada periode yang sama tahun lalu yakni Rp 52,4 miliar.

Total aset MDRN juga tergerus menjadi Rp 1,46 triliun dari sebelumnya mencapai Rp 1,98 triliun.

Tahun ini, MDRN melalui Modern Sevel Indonesia menutup seluruh gerai sevel pada 30 Juni lalu, akibat keterbatasan sumber daya untuk menunjang operasional gerai tersebut. Usai menutup seluruh gerai Seven Eleven, MDRN bakal fokus menggarap dua lini bisnis. Kedua bisnis tersebut adalah penjualan mesin fotokopi dan penjualan peralatan rumah sakit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×