kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

MNC Energy (IATA) Bakal Terbitkan Obligasi Rp 1,5 Triliun, Cek Rekomendasi Sahamnya


Kamis, 11 Mei 2023 / 17:33 WIB
ILUSTRASI. Karyawan memantau perdagangan pasar modal pada sebuah kantor sekuritas di Jakarta. MNC Energy (IATA) Bakal Terbitkan Obligasi Rp 1,5 Triliun, Cek Rekomendasi Sahamnya.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Noverius Laoli

Pandhu melihat, secara prospek, emiten produsen batubara akan menemui banyak tantangan di tahun 2023 jika dibandingkan dengan tahun lalu, termasuk untuk IATA.

Hal itu dikarenakan harga batubara yang mulai terkoreksi, sehingga akan sulit untuk mempertahankan profit margin seperti tahun lalu.

“Penurunan harga jual batubara sebenarnya dapat tertolong jika perseroan mampu menggenjot produksi, sehingga secara total penjualan masih dapat bertumbuh,” ungkapnya.

Baca Juga: Kinerja Melesat, Bisnis MNC Energy Investments (IATA) Tergantung Prospek Batu Bara

Dengan outlook jangka panjang yang relatif tidak terlalu cerah untuk sektor batubara, Pandhu sementara ini tidak merekomendasi sektor saham emiten batubara untuk investasi.

Pandhu merekomendasikan Reduce untuk IATA dengan target harga Rp 70 per saham di tahun 2023. “Saham di sektor ini mungkin sifatnya cenderung untuk trading jangka pendek saja, termasuk untuk IATA,” paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×