kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.908   38,00   0,21%
  • IDX 5.654   -166,79   -2,87%
  • KOMPAS100 730   -22,37   -2,97%
  • LQ45 557   -15,86   -2,77%
  • ISSI 196   -5,18   -2,57%
  • IDX30 317   -8,39   -2,58%
  • IDXHIDIV20 391   -10,17   -2,54%
  • IDX80 83   -2,44   -2,85%
  • IDXV30 106   -2,15   -1,98%
  • IDXQ30 102   -2,79   -2,66%

Minyak mentah naik 1,88% ke US$50,52 per barel


Rabu, 04 Maret 2015 / 06:18 WIB
ILUSTRASI. rekomendasi saham Vale Indonesia (INCO)


Sumber: CNBC | Editor: Yudho Winarto

NEW YORK. Minyak mentah berhasil rebound setelah terjatuh ditopang atas sentimen ancaman pertempuran di ladang minyak Libya. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ditutup naik 1,88% pada US$50,52 per barel. 

Sementara minyak Brent naik US$1,2 pada US$61 per barel. Sebenarnya harga yang lebih tinggi diberlakukan Arab Saudi untuk pembeli minyak mentah di Asia, Amerika Serikat, dan Eropa Barat. 

Minyak Brent melonjak hampir 3% di atas suppor US$60 per barel. Pemicunya akibat dampak dari serangan pasukan oposisi Libya terhadap terminal minyak. Kondisi ini memicu kekhawatiran atas pasokan minyak anggota OPEC>

Asal tahu saja, minyak Brent telah terjatuh hampir 5% Senin (2/3), menjadi penurunan terbesara dalam sebulan karena spekulasi kesepakatan nuklir antara Iran dan Barat yang memungkinkan meningkatkan ekspor minyak Teheran dan menambah pasokan minyak global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×