kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.883   28,00   0,16%
  • IDX 6.385   -56,43   -0,88%
  • KOMPAS100 835   -7,46   -0,89%
  • LQ45 634   -5,96   -0,93%
  • ISSI 222   -3,01   -1,34%
  • IDX30 353   -3,37   -0,95%
  • IDXHIDIV20 440   -4,01   -0,90%
  • IDX80 95   -0,92   -0,95%
  • IDXV30 121   -0,86   -0,71%
  • IDXQ30 114   -1,28   -1,12%

Minyak melonjak, otot Wall Street mengendur


Rabu, 22 Februari 2012 / 07:18 WIB
ILUSTRASI. Kurs dollar-rupiah di BCA hari ini Senin 1 Maret, periksa sebelum tukar valas KONTAN/Baihaki/19/8/2014


Reporter: Dupla Kartini

NEW YORK. Laju bursa Wall Street mulai mengendur, setelah indeks Standard & Poor's 500 gagal bertahan di atas level penutupan tertinggi sejak 2008. Indeks S&P 500 hanya mampu menguat 0,1% ke posisi 1.362,21 pada penutupan pukul 4 sore di New York. Padahal, di awal perdagangan sempat reli sebesar 0,5%.

Senada, indeks Dow Jones Industrial Average pun hanya ditutup naik 0,1% ke 12.965,69, meski sebelumnya sempat menyentuh level 13.000 untuk pertama kali sejak 2008 silam.

Sentimen di pasar saham AS melemah, lantaran kekhawatiran terhadap lonjakan harga minyak, mengalahkan kabar positif persetujuan bailout Yunani. Kemarin, harga minyak bertengger di level tertinggi dalam sembilan bulan.

Beberapa saham yang ikut melemahkan otot indeks, antara lain, saham emiten transportasi United Continental Holdings Inc dan Delta Air Lines Inc. yang tumbang 7,2%, seiring lonjakan harga minyak. Kemudian, saham peritel wal-Mart Stores Inc. yang tergerus 3,9%.

Madelynn Matlock, dari Huntington Asset Advisors menilai, saham masih menjadi investasi utama. Namun, ketika mencapai level atas, selalu ada semacam koreksi yang terjadi.

Menurutnya, kesepakatan bailout di Yunani memberikan sinyal tak akan ada default utang di Maret mendatang. Namun, ini tidak memecahkan masalah untuk jangka panjang. "Selain itu, dalam situasi tidak ada satupun negara maju yang memiliki pertumbuhan ekonomi luar biasa, muncul pula sentimen harga minyak yang tinggi," ujar Matlock, di Cincinnati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×