kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Wall Street Dibuka Menguat, Indeks Dow Jones Sentuh Rekor Tertinggi


Jumat, 22 Mei 2026 / 21:01 WIB
Wall Street Dibuka Menguat, Indeks Dow Jones Sentuh Rekor Tertinggi
ILUSTRASI. Indeks utama Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Jumat (22/5/2026), dengan indeks Dow Jones Industrial Average menyentuh rekor tertinggi. (REUTERS/Brendan McDermid)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Indeks utama Wall Street dibuka menguat pada awal perdagangan Jumat (22/5/2026), dengan indeks Dow Jones Industrial Average menyentuh rekor tertinggi intraday karena investor mengamati kemajuan dalam pembicaraan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.

Mengutip Reuters Jumat (22/5/2026), pada bel pembukaan perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average naik 149,0 poin, atau 0,30% ke level 50.434,65. Indeks S&P 500 naik 23,1 poin, atau 0,31% ke level 7.468,82, sementara Nasdaq Composite naik 88,5 poin, atau 0,34% ke level 26.381,56.

Menteri Luar Negeri Iran bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Pakistan untuk membahas proposal mengakhiri konflik, menurut laporan media. Teheran dan Washington masih berselisih mengenai cadangan uranium Iran dan kendali atas Selat Hormuz.

Baca Juga: IHSG Turun 8,35% Sepekan, Simak Reviewnya

Saham global telah bergejolak sejak konflik dimulai pada akhir Februari, tetapi harapan akan penyelesaian perang pada akhirnya, optimisme dalam perdagangan AI, dan pertumbuhan pendapatan yang tangguh telah mendorong saham AS ke rekor tertinggi bulan ini.

Indeks Dow Jones ditutup pada rekor tertinggi sepanjang masa pada hari Kamis untuk pertama kalinya sejak 10 Februari, menjadi indeks saham utama AS terakhir yang mencapai tonggak sejarah tersebut.

“Meskipun perbedaan utama antara AS dan Iran masih perlu diselesaikan untuk mengakhiri perang, kelanjutan pembicaraan perdamaian tetap menjadi faktor pendukung bagi investor,” kata Peter Cardillo, kepala ekonom pasar di Spartan Capital Securities.

UBS Global Wealth Management menaikkan target akhir tahun 2026 untuk S&P 500 menjadi 7.900 dari 7.500, dengan alasan pengeluaran konsumen yang tangguh dan permintaan yang tampaknya tak terpuaskan untuk infrastruktur pusat data.

Pemulihan ini bergejolak karena investor khawatir tentang dampak inflasi dari melonjaknya harga minyak, mendorong imbal hasil obligasi pemerintah lebih tinggi di seluruh dunia dan memukul selera risiko minggu ini.

Baca Juga: Menkeu Purbaya: IHSG Berpotensi Rebound dan Kembali Menyentuh Level 8.000

Imbal hasil obligasi pemerintah AS turun pada hari Jumat dengan imbal hasil obligasi AS 10 tahun turun ke level terendah satu minggu di 4,54%.

Nanti pada hari itu, Kevin Warsh akan dilantik sebagai pemimpin Federal Reserve di Gedung Putih, mengambil alih kendali dari Jerome Powell, sebuah momen penting bagi kebijakan moneter dan ekonomi Amerika.

S&P 500 berada di jalur untuk kenaikan mingguan kedelapan berturut-turut, yang akan menandai rentetan kemenangan terbaiknya sejak Desember 2023.

Sebagian besar saham megacap dan saham pertumbuhan diperdagangkan dalam kisaran datar hingga lebih tinggi dalam perdagangan pre market. Saham Nvidia naik tipis 0,5%, sehari setelah sahamnya turun 1,7% meskipun memberikan perkiraan kuartalan yang kuat.

Saham semikonduktor, pendorong utama kenaikan Wall Street baru-baru ini, juga naik. Saham AMD, Marvell Technology, dan Broadcom naik antara 0,2% dan 2,4%.

Pembacaan akhir sentimen konsumen AS bulan Mei juga akan dirilis nanti hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×