kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Minyak jatuh lebih 1% dipicu komentar Irak


Senin, 24 Oktober 2016 / 21:07 WIB


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

NEW YORK. Harga minyak kembali tertekan, setelah salah satu produsen minyak terbesar Irak mengancam akan menggagalkan rencana menstabilkan negara-negara pengekspor minyak (OPEC).

Mengutip Bloomberg, Senin (24/10), minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember turun sebanyak 73 sen ke level US$ 50,12 per barel di New York Mercantile Exchange, dan berada di level US$ 50,40 pada pukul 08:49 pagi waktu setempat.

Sedangkan, minyak Brent untuk pengiriman Desember merosot sebanyak 53 sen atau 1 %, ke level US$ 51,25 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London.

Sebelumnya, Menteri Perminyakan Irak Jabbar Al-Luaibi mengatakan pengecualian Irak atas pembatasan produksi lantaran tengah menghadapi perang melawan militan Islam. Di sisi lain, Baker Hughes Inc menyebutkan operasional rig AS ditargetkan naik untuk pekan kedelapan.

Asal tahu saja, minyak berfluktuasi berada pada level US$50 di tengah ketidakpastian tentang apakah OPEC mampu menerapkan kesepakatan mengurangi output mereka. Rencananya, OPEC akan menggelar pertemuan pada KTT bulan November mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×