kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

MI bersiap hadapi mutual recognition reksadana


Kamis, 16 Juni 2016 / 22:21 WIB


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Manajer investasi bersiap menghadapi implementasi mutual recognition reksadana. Direktur Panin Asset Management Rudiyanto mengatakan pihaknya tengah menjajaki kerjasama dengan MI asing guna menyambut kebijakan tersebut.

"Apabila peraturannya sudah keluar, tentu kami akan mempersiapkannya," ujar Rudiyanto, Kamis (16/6)

Direktur Utama Mandiri Manajemen Investasi (MMI) Muhammad Hanif siap ekspansi ke negara-negara ASEAN. Seperti, Malaysia, Filipina dan Thailand.

"Kami di Singapura sudah ada, berikutnya kami membidik negara lain yang besar-besar," ujar dia.

Menurut dia, mutual recognition merupakan peluang untuk menggaet investor luar negeri berinvestasi di Indonesia. "Investor Indonesia juga mempunyai pilihan investasi lain di luar negeri," tutur Hanif.

Mutual recognition diberlakukan seiring pemberlakuan masyarakat ekonomi ASEAN (MEA).

Dengan kebijakan tersebut, transaksi reksadana bakal semakin mudah. Nantinya, investor bisa membeli produk reksadana luar negeri dalam satu kawasan melalui manajer investasi (MI) domestik. Sebaliknya, investor luar negeri juga bisa membeli produk reksadana Indonesia dari MI luar negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×