kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.946.000   102.000   3,59%
  • USD/IDR 16.783   3,00   0,02%
  • IDX 8.079   -43,28   -0,53%
  • KOMPAS100 1.134   -2,55   -0,22%
  • LQ45 824   0,37   0,04%
  • ISSI 285   -4,14   -1,43%
  • IDX30 430   -0,20   -0,05%
  • IDXHIDIV20 515   0,52   0,10%
  • IDX80 127   -0,03   -0,02%
  • IDXV30 141   -0,14   -0,10%
  • IDXQ30 139   -0,35   -0,25%

MI bersiap hadapi mutual recognition reksadana


Kamis, 16 Juni 2016 / 22:21 WIB
MI bersiap hadapi mutual recognition reksadana


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Manajer investasi bersiap menghadapi implementasi mutual recognition reksadana. Direktur Panin Asset Management Rudiyanto mengatakan pihaknya tengah menjajaki kerjasama dengan MI asing guna menyambut kebijakan tersebut.

"Apabila peraturannya sudah keluar, tentu kami akan mempersiapkannya," ujar Rudiyanto, Kamis (16/6)

Direktur Utama Mandiri Manajemen Investasi (MMI) Muhammad Hanif siap ekspansi ke negara-negara ASEAN. Seperti, Malaysia, Filipina dan Thailand.

"Kami di Singapura sudah ada, berikutnya kami membidik negara lain yang besar-besar," ujar dia.

Menurut dia, mutual recognition merupakan peluang untuk menggaet investor luar negeri berinvestasi di Indonesia. "Investor Indonesia juga mempunyai pilihan investasi lain di luar negeri," tutur Hanif.

Mutual recognition diberlakukan seiring pemberlakuan masyarakat ekonomi ASEAN (MEA).

Dengan kebijakan tersebut, transaksi reksadana bakal semakin mudah. Nantinya, investor bisa membeli produk reksadana luar negeri dalam satu kawasan melalui manajer investasi (MI) domestik. Sebaliknya, investor luar negeri juga bisa membeli produk reksadana Indonesia dari MI luar negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×