kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Meski nilai transaksi bursa naik ratusan persen, tapi frekuensi transaksi turun


Kamis, 21 Mei 2020 / 08:00 WIB
Meski nilai transaksi bursa naik ratusan persen, tapi frekuensi transaksi turun


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pekan terakhir jelang libur Lebaran, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) melesat. Padahal, minggu ini cukup pendek karena transaksi hanya berlangsung selama tiga hari yakni 18 - 20 Mei 2020.

Rata-rata nilai transaksi harian melonjak 189,24% menjadi Rp 18,51 triliun dibandingkan pekan lalu Rp 6,4 triliun. Peningkatan juga terjadi pada volume transaksi harian yang rata-rata naik sebesar 14,91 miliar unit saham atau naik 150,61% dari pekan lalu sebesar 5,95 miliar unit saham. 

Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Yulianto Aji Sadono dalam rilis Rabu (20/5) menjelaskan, kenaikan tajam dipicu adanya transaksi Bangkok Bank yang telah mengakuisisi saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) seharga Rp 1.347 per saham dengan total nilai mencapai Rp 33,3 triliun. 

Baca Juga: Rata-rata nilai transaksi harian bursa saham naik 10,34% dalam sepekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga naik 0,85% menjadi 4.545,95 dari minggu lalu ditutup di 4.507,61. Kenaikan IHSG membuat kapitalisasi pasar bursa juga meningkat 0,85% sebesar Rp 5,26 triliun dari Rp 5,21 triliun di pekan sebelumnya. 

Meski nilai dan volume transaksi BEI pada pekan ini meningkat tajam. Rata-rata frekuensi transaksi harian bursa justru turun 2,91% menjadi 513.937 kali dari sebelumnya 529.395 kali transaksi. 

Investor asing pada Rabu (20/5), mencatatkan beli bersih sebesar Rp 16,53 triliun. Sedangkan sepanjang tahun ini, asing masih mencatatkan jual bersih senilai Rp 11,13 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×