kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Meski naik, harga emas dalam jalur penurunan mingguan terbesar


Jumat, 17 Januari 2020 / 14:11 WIB
ILUSTRASI. Warga menunjukkan emas batangan 25 gram sebelum dijual di Butik Emas Logam Mulia Antam, Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/1/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Perang dagang selama 18 bulan antara dua ekonomi utama dunia membuat memar perekonomian global dan mendorong harga emas melonjak 18% pada tahun lalu. Emas dianggap sebagai aset yang aman di saat ketidakpastian politik dan ekonomi.

Baca Juga: Kesepakatan dagang mengecewakan, harga emas masih bertahan di atas US$ 1.550

Pasar keuangan menerima sedikit penangguhan hukuman setelah pengumuman pakta perdagangan AS-China yang diteken Rabu (15/1) lalu, meskipun kekhawatiran tentang tarif dan masalah inti tetap belum terselesaikan.

"Dari sudut pandang banyak orang, kesepakatan itu terlihat sangat mengecewakan, masih ada banyak yang perlu diselesaikan. Itulah salah satu alasan mengapa emas bertahan di level $ 1.550," kata Analis OANDA Craig Erlam kepada Reuters.

Membebani harga emas, bursa saham Asia naik setelah indeks saham global dan Wall Street membukukan lebih banyak rekor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×